Klarifikasi RSU Anna Medika Bangkalan Terkait Penolakan Pasien 10 Bulan

BANGKALAN, nurulamin.pro
Seorang bayi berusia 10 bulan yang mengalami gejala muntah dan diare dikabarkan mendapatkan penolakan saat dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Anna Medika. Namun, pihak rumah sakit membantah informasi tersebut dan menegaskan bahwa pasien telah diberikan layanan sesuai prosedur.

Humas RSU Anna Medika, Bakhtiar Pradinata, menjelaskan bahwa isu penolakan tidak benar adanya. Menurutnya, peristiwa ini dimulai ketika orang tua bayi membawa anaknya ke rumah sakit pada Kamis (1/1/2026) karena mengalami muntah dan diare. Saat tiba, petugas meminta data pasien untuk keperluan rekam medis. Sayangnya, bayi tersebut belum membawa identitas.

"Betul, petugas meminta identitas sebagai bagian dari proses administrasi. Tapi kami tetap memberikan layanan," ujarnya.

Meskipun tidak ada dokumen identitas, petugas rumah sakit tetap melayani bayi tersebut dan memberikan resep obat. Namun, keluarga meminta agar bayi dirawat inap. Dari hasil pemeriksaan dokter, kondisi bayi tidak memerlukan rawat inap. Hal ini kemudian disalahpahami sebagai bentuk penolakan dan viral di media sosial.

"Bahkan, kami sudah memberikan pelayanan. Keluarga khawatir, tapi hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak perlu rawat inap," jelas Bakhtiar. Ia juga menyampaikan bahwa kondisi bayi kini semakin membaik setelah kontrol kembali beberapa hari lalu.

"Alhamdulillah, kemarin sudah kontrol lagi dan sudah sehat," tambahnya.

Bupati Bangkalan
Sementara itu, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan kekecewaannya terhadap dugaan penolakan tersebut. Pihaknya telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk melakukan klarifikasi terhadap RSU Anna Medika.

"Jika ada tindakan yang merugikan masyarakat atau melanggar regulasi, akan ditindak secara tegas," katanya.

Ia juga menekankan pentingnya program Universal Health Coverage (UHC) dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

"Bangkalan tetap UHC. Tidak ada masyarakat yang tidak terlayani. Jadi, jika ada yang merasa tidak dilayani dengan baik, segera laporkan," ujar Bupati.

Selain itu, ia meminta seluruh fasilitas kesehatan di Bangkalan untuk lebih mengutamakan pelayanan daripada administrasi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan