KMN EyeCare Perkenalkan SiLK, Teknologi LASIK Terbaru Tanpa Flap

Teknologi SiLK: Inovasi Terbaru dalam Pengobatan Penglihatan

KMN EyeCare, salah satu pusat layanan kesehatan mata terkemuka di Indonesia, telah resmi memperkenalkan teknologi SiLK sebagai inovasi terbaru dalam pengobatan penglihatan. Teknologi ini merupakan versi lanjutan dari LASIK yang dikenal dengan nama non-flap LASIK. Dikembangkan menggunakan platform laser modern dari Johnson & Johnson Vision, SiLK dirancang untuk memberikan pengalaman koreksi penglihatan yang lebih nyaman, minim invasif, pemulihan cepat, dan hasil visual yang tajam serta stabil.

Perbedaan antara LASIK dan SiLK

LASIK adalah prosedur operasi mata laser yang digunakan untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hiperopia), dan astigmatisme (silinder). Prosedur ini menggunakan laser untuk membentuk kembali kornea mata, sehingga cahaya dapat difokuskan dengan benar di retina dan menghasilkan penglihatan yang lebih jelas tanpa kacamata atau lensa kontak. Namun, LASIK konvensional memiliki risiko kekeringan mata dan efek samping lainnya.

Sementara itu, SiLK (Smooth Incision Lenticule Keratomileusis) adalah teknologi bedah refraktif terbaru yang bekerja dengan membuat sayatan sangat halus untuk mengekstrak "lentikel" (lapisan jaringan kecil) dari kornea. Proses ini tidak melibatkan pembuatan flap pada permukaan kornea, sehingga risiko komplikasi terkait flap dapat diminimalkan.

Keunggulan SiLK

Prosedur SiLK memiliki beberapa keunggulan dibandingkan LASIK konvensional. Pertama, pemulihan lebih cepat karena minimnya sayatan dan energi laser rendah. Kedua, risiko mata kering berkurang karena tidak ada flap yang dibuat. Ketiga, proses pemulihan lebih nyaman berkat presisi sub-mikron dan energi ultra rendah.

Menurut Dr Ricky E Rooroh, SpM, prosedur SiLK mampu membentuk lenticule secara sangat presisi dalam waktu sekitar 16 detik, yang kemudian dikeluarkan melalui sayatan mikro. “Sebagian besar pasien melaporkan penglihatan mulai membaik keesokan harinya,” ujarnya.

Proses Pemulihan dan Efisiensi

Prosedur SiLK juga lebih efisien karena pembuatan lenticule hanya membutuhkan waktu sekitar 16 detik. Sayatan mikro (2–4 mm) membuat proses penyembuhan lebih cepat, bahkan gejala mata kering pasca tindakan juga tidak terdeteksi. Selain itu, laser dalam SiLK berenergi ultra rendah sehingga mengurangi potensi inflamasi dan menjaga kekuatan struktur kornea.

“Ini merupakan satu-satunya teknologi Non-Flap dengan Biconvex Lenticule Profile dengan keunggulan kornea tetap lebih kuat, regenerasi saraf lebih cepat dan mengurangi risiko glare dan meningkatkan kenyamanan jangka panjang,” tambah Dr Ricky.

Keunggulan SiLK Dibanding Teknologi Lain

Dibandingkan teknologi sejenis, SiLK menawarkan beberapa keunggulan signifikan seperti:

  • Energi laser paling rendah (ultra low)
  • Inflamasi minimal
  • Pemulihan lebih cepat
  • Scanning sangat halus dan cepat
  • Sayatan lebih rata dan tekanan jaringan lebih rendah
  • Proses lebih nyaman dengan presisi tinggi
  • Hasil visual stabil didukung teknologi laser modern
  • Minim risiko 'dry eyes' karena lebih sedikit saraf kornea yang terganggu

KMN EyeCare: Pengalaman Lebih dari 30 Tahun

KMN EyeCare sendiri sudah sangat berpengalaman lebih dari 30 tahun dalam melakukan berbagai tindakan terkait kesehatan mata mulai dari katarak, LASIK, berbagai kasus mata, dan kini memperkenalkan LASIK metode baru yaitu SiLK. Tindakan LASIK metode SiLK bisa dilakukan di semua cabang KMN EyeCare, utamanya di Kemayoran.

Selain itu, KMN EyeCare juga memberikan promo menarik untuk melakukan metode ini. Menurut Dr Rudy Cahyadi, biaya tindakan LASIK sekarang sekitar Rp 23 juta dan SiLK 25 juta. Bila Anda berminat bisa menghubungi KMN EyeCare Jl. Kartini dan cabang-cabang lainnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan