#KnowYourLabHero: Saatnya Dunia Mengenal Ahli Teknologi Laboratorium Medis

Peran yang Tidak Terlihat, Tapi Sangat Penting

Pernahkah kita bertanya-tanya, siapa yang memastikan hasil tes kesehatan kita benar? Bukan dokter atau perawat, melainkan seseorang yang jarang kita lihat wajahnya. Dalam dunia kesehatan, ada banyak profesi yang bekerja di balik layar dan tidak selalu mendapat pengakuan. Salah satunya adalah Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), yang sering dianggap hanya sebagai "orang yang mengecek darah". Meskipun anggapan itu tidak sepenuhnya salah, peran seorang ATLM jauh lebih luas dari itu.

Apa Itu ATLM?

Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) adalah pahlawan kesehatan yang bekerja di balik kaca mikroskop. Mereka bertanggung jawab atas pemeriksaan berbagai sampel dari tubuh manusia, seperti darah, urine, feses, jaringan, dan bahkan pemeriksaan molekuler kompleks. Tujuan utama mereka adalah memastikan hasil pemeriksaan akurat agar diagnosis dokter bisa tepat. Keakuratan hasil dari seorang ATLM akan menentukan ketepatan diagnosis serta mutu pelayanan terhadap pasien. Satu kesalahan kecil dari ATLM bisa memberikan dampak yang besar. Oleh karena itu, profesi ini sangat mengutamakan ketelitian. Mereka bukan sekedar teknisi, tetapi ilmuwan terlatih yang bekerja dengan tanggung jawab besar dalam dunia kesehatan.

Tantangan yang Dihadapi ATLM

Sayangnya, profesi ini masih berada di bawah bayang-bayang profesi kesehatan lainnya. Tuntutan kerja yang tinggi, keterbatasan fasilitas, dan minimnya apresiasi memang menjadi tantangan tersendiri bagi ATLM. Demi mendapatkan hasil akurat, mereka rela berpacu dengan waktu karena beberapa sampel memiliki masa kadaluwarsa tertentu. Mereka juga rela mengulang pemeriksaan yang panjang dan rumit apabila mendapatkan hasil yang tidak sesuai, bekerja hingga larut malam dan bahkan berhadapan langsung dengan penyakit-penyakit berbahaya, misalnya saja seperti wabah Covid-19 yang pernah terjadi beberapa tahun silam.

Pandemi: Titik Balik bagi Profesi ATLM

Bagi masyarakat umum, wabah Covid-19 mungkin dianggap sebagai ancaman besar bagi kesehatan, namun siapa sangka kondisi ini justru menjadi titik balik bagi profesi ATLM. Jika sebelumnya profesi ini jarang dikenal oleh masyarakat, maka di masa pandemi inilah mereka mulai menjadi sorotan masyarakat, terutama ketika sering tampil di media saat melakukan swab test pada pasien.

Seorang ATLM dari salah satu Rumah Sakit di Surabaya berpendapat bahwa masa pandemi merupakan “masa kejayaan” bagi profesinya. Menurutnya, masa pandemi membawa dua hal penting, yaitu peningkatan kesejahteraan dan pengakuan publik terhadap peran mereka. Namun, pengakuan itu datang bukan tanpa konsekuensi, karena di baliknya terdapat risiko besar yang harus ditanggung. Ia menuturkan bahwa hampir semua ATLM di kala itu pasti pernah tertular Covid-19. Hal itu menjadi sebuah bukti nyata, bahwa mereka juga turut serta berjuang di garda terdepan untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Pengorbanan yang Harus Dihargai

Pengalaman itu menunjukkan kepada kita bahwa perjuangan mereka tidak hanya bertanggung jawab atas pemeriksaan dan analisis laboratorium saja, tetapi juga risiko nyawa yang mereka tanggung. Dari pengorbanan itu seharusnya kita bisa membuka mata lebih lebar dan lebih menghargai perjuangan mereka. Namun kenyataannya, apakah kita sudah benar-benar mengenal dan menghargai mereka?

Kesimpulan

Pada akhirnya, keberadaan ATLM bukanlah sekedar pelengkap di dunia kesehatan—mereka adalah fondasi yang memastikan ketepatan diagnosis dan kesehatan pasien. Pengorbanan mereka selama pandemi, ketelitian yang mereka jaga setiap hari, serta risiko yang mereka hadapi tanpa keluhan seharusnya menjadi alasan yang cukup bagi kita untuk mengenal dan menghargai mereka. Oleh karena itu, mari kita mulai memberi ruang bagi para ATLM untuk dikenal, diakui, dan dihargai sebagaimana mestinya. Sebab, meskipun bukan di panggung utama, tanpa peran mereka diagnosis kesehatan hanyalah sebuah tebakan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan