
Inovasi di Balik Layar: Oli Khusus untuk Kendaraan Hybrid Plug-in
Industri otomotif tidak hanya berinovasi pada desain dan baterai, tetapi juga pada komponen yang sering luput dari perhatian, seperti pelumas. BYD, raksasa otomotif listrik asal Tiongkok, melakukan terobosan dengan menggandeng Mobil untuk meluncurkan seri oli mesin pertama di dunia yang dirancang khusus untuk kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Oli ini dikembangkan secara eksklusif untuk menyempurnakan teknologi hybrid unggulan BYD, DM-i (Dual Mode).
Peluncuran ini bukan sekadar produk tambahan, melainkan respons terhadap tantangan unik yang dihadapi mesin PHEV. Dibandingkan mesin bensin konvensional, mesin pada mobil hybrid plug-in memiliki pola operasi yang jauh lebih kompleks dan menuntut, sehingga memerlukan formulasi pelumas yang juga spesifik.
Tantangan Unik Mesin PHEV yang Diatasi Oli Khusus
Mengapa mesin PHEV butuh oli sendiri? Pola berkendara hybrid menciptakan kondisi operasi ekstrem yang tidak dialami mobil bensin murni:
-
Start-Stop Sangat Sering:
Mesin PHEV seringkali menyala dan mati secara otomatis, beralih antara mode listrik dan bensin. Siklus ini menyebabkan peningkatan keausan pada komponen mesin karena lapisan film oli terus menerus diuji. -
Operasi Jarak Pendek pada Suhu Rendah:
Dalam perjalanan singkat di cuaca dingin, mesin mungkin tidak mencapai suhu operasi optimal. Kondisi ini menghasilkan kondensasi uap air yang dapat bercampur dengan oli, meningkatkan risiko emulsifikasi (pengemulsi) yang mengurangi efektivitas pelumasan. -
Operasi Intermiten Beban Tinggi:
Saat mobil membutuhkan tenaga besar (seperti saat overtake atau menanjak), mesin langsung bekerja keras dari kondisi idle atau mati. Transisi instan ini memberikan beban tinggi secara tiba-tiba pada bantalan dan komponen lain.
Spesialisasi Oli BYD x Mobil: Formula Unggul Kelas 0W-20
Untuk menjawab tantangan tersebut, oli hasil kolaborasi ini hadir dengan klaim performa yang mengungguli standar industri umum. Formula unggulan kelas viskositas 0W-20 ini dirancang dengan spesialisasi tinggi:
-
Ketahanan Aus 50% Lebih Tinggi:
Dirancang untuk mengurangi keausan komponen mesin akibat siklus start-stop yang sangat sering pada PHEV, memperpanjang usia mesin. -
Stabilitas Emulsifikasi 2,5x Lebih Baik:
Formulasi ini secara signifikan mengurangi risiko pengemulsian oli akibat uap air, menjaga kualitas dan kemampuan pelumasan meski sering digunakan untuk perjalanan pendek di kondisi dingin. -
Stabilitas dan Kebersihan Optimal:
Dirancang untuk menjaga performa dan kebersihan internal mesin dalam menghadapi operasi intermiten dengan beban tinggi, mencegah pembentukan kerak dan deposit.
Dengan spesifikasi ini, oli ini secara khusus ditujukan untuk melindungi mesin hybrid DM-i BYD dalam ekosistem berkendara yang dinamis, memastikan efisiensi dan keandalan dalam jangka panjang.
Konteks Strategis: BYD yang Total Beralih ke Elektrifikasi
Peluncuran oli khusus ini selaras dengan komitmen total BYD terhadap elektrifikasi. Perusahaan ini secara resmi menghentikan produksi kendaraan bensin murni pada Maret 2022, dan kini sepenuhnya fokus pada pengembangan Battery Electric Vehicle (BEV) dan PHEV.
Portofolio produk penumpang BYD yang luas—mulai dari seri Dynasty (Qin, Han, Tang, Song, Yuan) dan Ocean (Dolphin, Seal, Sealion, Seagull) hingga sub-merek premium seperti Denza dan Yangwang—semakin membutuhkan dukungan purna jual yang spesifik, termasuk pelumas.
Keberhasilan pasar juga mendukung langkah ini. Hingga November 2025, penjualan kumulatif BYD di Tiongkok mencapai 4,182 juta unit (naik 11,3%), sementara ekspor meledak dengan lebih dari 910.000 unit terjual di luar negeri, termasuk pertumbuhan 276% di Eropa. Total penjualan global kendaraan energi baru BYD telah mencapai 14,7 juta unit.
Kolaborasi dengan Mobil dalam mengembangkan oli mesin khusus menandai kedalaman inovasi BYD. Ini bukan hanya tentang menjual mobil, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem pendukung yang terintegrasi dan berteknologi tinggi untuk memastikan kinerja optimal setiap unit kendaraan hybrid mereka di seluruh dunia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar