
Pelatihan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan II
Sebanyak 87 peserta mengikuti Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan II (Reguler) yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Pemkab Bandung dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas layanan pembimbingan jemaah haji dan umrah.
Kegiatan berlangsung selama sembilan hari, mulai tanggal 1 hingga 8 Desember 2025, di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Bandung. Acara ini diselenggarakan dalam kerja sama dengan Pemkab Bandung dan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Kabupaten Bandung.
Acara dibuka oleh sejumlah tokoh penting, seperti Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj RI, Dr. Puji Raharjo, S.Ag., S.S., M.Hum.; Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Dr. H. Cakra Amiyana, S.T., M.A.; Kepala Kemenhaj RI Kabupaten Bandung, H. Dudi Suryadarma, S.Ag., M.A.; Ketua FK KBIHU Kabupaten Bandung, KH. Sofyan Yahya, M.A.; Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. KH. Rosihon Anwar, M.Ag.; serta Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. H. Enjang AS, M.Si.
Peran Penting Sertifikasi dalam Peningkatan Kualitas Pembimbing
Dalam sambutannya, Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Dr. Puji Raharjo, menegaskan bahwa sertifikasi ini merupakan bagian dari pembenahan sistem pembimbingan pasca pembentukan kementerian baru. “Melalui pelatihan pembimbingan ibadah haji profesional ini, kita berharap lahir jemaah yang sukses secara ritual,” ujarnya.
Menurutnya, pembimbing memiliki peranan strategis dalam meningkatkan kualitas ibadah jemaah. Ia juga menyampaikan rencana pembentukan lembaga sertifikasi profesi khusus yang akan melahirkan pembimbing bersertifikat dengan standar baru yang lebih profesional.
“Ke depan akan ada lembaga sertifikasi profesi yang melahirkan profesional baru di bidang perhajian dan umrah,” tegasnya.
Materi Komprehensif untuk Pembimbing Profesional
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menegaskan bahwa sertifikasi ini telah menyiapkan materi komprehensif agar pembimbing memiliki pengetahuan dan pengalaman yang mendalam. “Pembimbing profesional harus paham pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jemaah. Kehadiran pembimbing membuat jemaah tenteram, terlayani, dan memperoleh solusi,” ujarnya.
Guru Besar Ilmu Tafsir ini menambahkan bahwa sertifikat SPMHU berlaku empat tahun, sehingga pembaruan wawasan merupakan keharusan. “Karena itu perlu kolaborasi aktif antara UIN dan Kemenhaj,” ungkapnya.
Peningkatan Kualitas Pembimbing Berkelanjutan
Sedangkan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. H. Enjang AS, menjelaskan bahwa penyelenggaraan sertifikasi terus ditingkatkan dari sisi pemateri hingga substansi materi, dan disesuaikan dengan perkembangan penyelenggaraan haji dan umrah. “Upaya peningkatan kualitas pembimbing merupakan komitmen kami. Keberhasilan haji dan umrah sangat ditentukan oleh pembimbing yang profesional dan moderat, terlebih fokus haji tahun ini ialah layanan ramah lansia,” ujarnya.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Sekda Kabupaten Bandung, Dr. H. Cakra Amiyana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemenhaj RI dan UIN Bandung atas terselenggaranya sertifikasi ini. Ia menekankan bahwa ibadah haji dan umrah membutuhkan pendamping yang memiliki spiritualitas tinggi, pengetahuan fiqih yang kuat, dan kemampuan membimbing dengan kesabaran serta keikhlasan.
“Pembimbing tersertifikasi memastikan jemaah merasa aman, nyaman, dan terlayani oleh tenaga profesional,” jelasnya.
Tentunya kegiatan ini selaras dengan misi Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan pelayanan publik yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Sekda berharap para peserta mengikuti seluruh rangkaian dengan baik sehingga kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam memberikan layanan optimal kepada jemaah.
Komitmen Pemerintah dalam Peningkatan SDM Keagamaan
Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen meningkatkan kapasitas SDM keagamaan melalui sinergi dengan perguruan tinggi dan kementerian, demi memperkuat kualitas pembinaan serta pelayanan umat. UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam peningkatan kualitas pembimbing haji dan umrah di Indonesia.
Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan kementerian dan pemerintah daerah, UIN Bandung berupaya memperkuat penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi yang berorientasi pada profesionalisme, moderasi beragama, serta pelayanan terbaik bagi umat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar