Komdis PSSI Putuskan, Persebaya Kehilangan Banyak, Arema FC Hanya Begini


bali.aiotrade
, DENPASAR - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kembali mengumumkan sanksi terhadap beberapa klub di Super League dan Liga 2 setelah melalui sidang pada tanggal 25, 27, dan 29 November 2025 lalu.

Dari sejumlah sanksi yang diberikan, dua klub asal Jawa Timur (Jatim), yaitu Persebaya Surabaya dan Arema FC, menjadi yang paling terkena dampaknya. Sanksi tersebut muncul sebagai akibat dari derbi Jatim yang berlangsung dalam laga pekan ke-13 Super League 2025-2026 di Stadion GBT, Surabaya, pada Sabtu (22/11) lalu.

Persebaya Surabaya menjadi klub yang paling merugi karena mendapat sanksi denda terbesar dibandingkan tim tamu Arema FC. Klub berjuluk Bajul Ijo ini menerima denda yang sangat besar akibat empat pelanggaran yang diputus bersalah oleh Komdis PSSI dalam sidang pada 27 November 2025.

Berikut rincian sanksi yang diberikan kepada Persebaya:

  • Denda pertama sebesar Rp 120 juta
    Komdis PSSI menjatuhkan sanksi ini karena adanya penyalaan petasan sebanyak enam kali yang dilakukan suporter Persebaya Surabaya dari arah tribune utara saat laga melawan Arema FC.

  • Denda tambahan sebesar Rp 30 juta
    Sanksi ini diberikan karena ulah suporter Persebaya yang melakukan pelemparan air minum kemasan dan roti dari tribune VIP barat, paper roll dari tribune timur arah utara pada menit ke-63, serta air minum kemasan dari arah penonton VIP tribune barat ketika tim Arema FC akan memasuki tunnel.

  • Denda tambahan sebesar Rp 40 juta
    Komdis PSSI memberikan sanksi ini karena Persebaya gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan, yang berujung pada kerusuhan di tribune barat, utara, selatan, serta adanya korban luka.

  • Denda tambahan sebesar Rp 60 juta
    Sanksi ini diberikan karena beberapa suporter Persebaya Surabaya memasuki area pinggir lapangan pertandingan dari tribune utara setelah pertandingan berakhir.

Akumulasi denda yang diberikan Komdis PSSI kepada Persebaya dalam laga derbi panas itu mencapai total Rp 250 juta. Ditambah dengan denda sebelumnya sebesar Rp 70 juta, Persebaya kini mengoleksi sanksi denda dari Komdis PSSI sebesar Rp 320 juta.

Persebaya kini berada di posisi kedua sebagai tim paling banyak menerima denda setelah PSM Makassar yang mencapai Rp 370 juta.

Bagaimana dengan Arema FC?

Komdis PSSI dalam sidang pada 27 November 2025 juga memberikan sanksi kepada Arema FC setelah derbi Jatim kontra tuan rumah Persebaya. Dalam putusannya, Komdis PSSI memberikan sanksi denda sebesar Rp 80 juta kepada Arema FC.

Denda tersebut diberikan lantaran lebih dari lima pemain Arema FC yang menerima kartu kuning dalam satu laga. Komdis PSSI menyebutkan bahwa ada tujuh orang pemain dan satu ofisial yang mendapatkan kartu kuning.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan