
Komunitas Wayang Landung Sangkala Dapatkan Bantuan dari Kementerian Sosial
Komunitas Wayang Landung Sangkala, yang berada di Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi salah satu kelompok seni yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Komunitas ini menerima Bantuan Kearifan Lokal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia pada Tahun 2025. Bantuan tersebut direalisasikan pada awal Desember 2025 sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga dan melestarikan seni serta budaya tradisional di daerah.
Bantuan ini digunakan untuk memperkuat kegiatan kesenian Wayang Landung. Tujuannya adalah untuk mengembangkan sarana pendukung, meningkatkan kualitas pertunjukan, serta memperkuat kapasitas komunitas sebagai pelaku seni tradisi. Dengan bantuan ini, diharapkan keberlanjutan seni Wayang Landung dapat tercapai dan tetap hidup di tengah masyarakat.
Dalam proses penyaluran bantuan tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ciamis memberikan dukungan penuh. Selain itu, ada juga apresiasi dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH. Surahman Hidayat, Lc., M.A., yang melakukan kunjungan ke Sanggar Komunitas Wayang Landung Sangkala di Panjalu. Kunjungan ini dilakukan bersama dengan H. Ade Amran, M.H. (Anggota DPRD Kabupaten Ciamis) dan Kepala Desa Panjalu, H. Yuyus Surya Adinegara.
Sejarah dan Filosofi Wayang Landung
Wayang Landung diciptakan oleh Pandu Radea pada tahun 2007. Kesenian ini merupakan penggabungan antara seni wayang golek dengan nilai-nilai seni tradisi, filosofi, dan kearifan lokal Sunda. Wayang Landung menjadi bagian penting dari identitas budaya Panjalu dan Kabupaten Ciamis. Sejak lahirnya seni ini, Komunitas Wayang Landung Sangkala telah berkembang dan aktif dalam melestarikan kesenian tersebut.
Kesenian ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan moral dan nilai-nilai luhur yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Melalui pertunjukan, Wayang Landung membantu menjaga kearifan lokal dan mengajarkan pentingnya menjaga warisan budaya.
Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih
Ketua Komunitas Wayang Landung Sangkala, Pandu Radea, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas bantuan yang diberikan. Ia juga mengapresiasi dukungan dari Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Pemerintah Desa Panjalu, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam realisasi bantuan ini.
Menurut Pandu, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian dan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan seni tradisional di daerah. Ia menilai bahwa bantuan ini sangat penting untuk memastikan bahwa seni seperti Wayang Landung tetap hidup dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang.
"Terima kasih atas apresiasi ini. Ini merupakan bentuk nyata perhatian dan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan seni tradisional di daerah termasuk memelihara kearifan lokal," ujar Pandu pada Rabu, 31 Desember 2025.
Peran Penting dalam Pelestarian Budaya
Wayang Landung tidak hanya menjadi bagian dari seni, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat identitas budaya masyarakat sekitar. Dengan adanya bantuan dari pemerintah, komunitas ini memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan diri dan memperluas jangkauan pertunjukan mereka.
Selain itu, bantuan ini juga menjadi motivasi bagi para pelaku seni tradisional lainnya untuk tetap bersemangat dan berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan seni mereka. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, seni-seni tradisional seperti Wayang Landung dapat terus hidup dan menjadi bagian dari warisan budaya yang bernilai tinggi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar