
Kabar Baik untuk Rafael Leao
AC Milan mendapat kabar melegakan terkait kondisi pemain andalannya, Rafael Leao. Hasil pemeriksaan MRI yang dilakukan pada Selasa (9/12/2025) memastikan bahwa sang bintang tidak mengalami cedera otot serius. Meski begitu, ia tetap berpeluang diistirahatkan saat AC Milan menghadapi Sassuolo demi memastikan kondisinya dalam keadaan optimal untuk laga semifinal Supercoppa Italiana kontra Napoli.
Leao mengalami masalah pada adduktor kanan saat laga melawan Torino di Liga Italia, yang akhirnya dimenangi oleh AC Milan dengan skor 3-2 setelah melakukan comeback dramatis. Dalam pernyataan resmi yang dikutip Sky Sport dan Milan News, AC Milan menyebut bahwa pemeriksaan lanjutan menunjukkan adanya peradangan pada adduktor kanan, bukan cedera robek otot.
Dua Skenario yang Harus Dipertimbangkan
Sky Sport melaporkan bahwa AC Milan kini menghadapi dua pilihan terkait kondisi Leao, memainkannya dan mengambil risiko cedera bisa memburuk atau mengistirahatkannya agar fokus pada pemulihan total. "Banyak bergantung pada perasaan sang pemain dan tingkat rasa sakit yang ia rasakan dalam beberapa hari ke depan," ujar jurnalis Peppe Di Stefano dari Milanello.
Secara teori, Leao berpotensi diistirahatkan saat AC Milan menjamu Sassuolo akhir pekan ini. Namun, keputusan akhir belum ditetapkan, dan AC Milan masih memonitor perkembangan kondisinya dari hari ke hari. Prioritas utama Rossoneri adalah memastikan Leao fit untuk semifinal Supercoppa Italiana kontra Napoli, yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Desember 2025.
Riwayat Cedera yang Mengkhawatirkan
Rafael Leao, penyerang sayap berbakat AC Milan dan tim nasional Portugal, dikenal dengan kecepatan dan kemampuan menggiring bolanya yang memukau. Namun, di balik performa cemerlangnya, riwayat karier Leao juga diwarnai oleh serangkaian cedera yang kerap kali memaksanya menepi dari lapangan, terutama yang berkaitan dengan masalah otot.
Salah satu insiden terbaru yang memicu kekhawatiran terjadi pada Desember 2025, ketika Leao mengalami cedera pada otot adduktor saat AC Milan menghadapi Torino. Insiden ini terjadi tak lama setelah ia mencoba melepaskan tembakan jarak jauh. Tingkat keparahan cedera ini membuat AC Milan ketar-ketir, bahkan muncul spekulasi bahwa sang bintang terancam absen hingga pergantian tahun.
Musim 2025/2026 sendiri dimulai dengan tantangan cedera bagi Leao. Pada Agustus 2025, ia mengalami cedera betis saat bertanding melawan Bari di Coppa Italia. Ironisnya, cedera tersebut terjadi tak lama setelah ia mencetak gol pembuka. Masalah betis kanan ini sempat membuatnya diragukan tampil pada laga pembuka Serie A melawan Cremonese, bahkan terpaksa absen pada laga tersebut dan kondisinya dipantau harian menjelang pertandingan berikutnya melawan Lecce.
Pola Kerentanan pada Otot
Menarik ke belakang, riwayat cedera Leao menunjukkan pola kerentanan pada otot. Berdasarkan catatan, Leao juga pernah mengalami masalah cedera Femur pada otot paha di musim-musim sebelumnya, termasuk selama 32 hari pada musim 23/24 dan selama 29 hari pada musim 21/22. Cedera otot paha lainnya juga tercatat pada musim 20/21.
Selain itu, ia pernah mengalami cedera Hamstring selama 57 hari. Bahkan pada musim 2023, tepatnya pada November 2023, ia sempat mengalami cedera otot dan pada Mei 2023 ia juga mengalami masalah otot. Rentetan cedera ini, terutama yang berulang kali menyerang area otot, sering kali menjadikannya subjek kritik. Bahkan setelah pulih dari cedera, comeback Leao di lapangan terkadang dinilai belum maksimal oleh pelatih hingga rekan setim.
Kondisi Fisik yang Selalu Diperhatikan
Secara keseluruhan, meskipun masih berusia relatif muda (26 tahun pada Desember 2025), Leao menunjukkan riwayat cedera yang cukup panjang, di mana masalah pada otot betis dan paha sering kali menjadi penyebab ia menepi. Kondisi ini membuat kebugaran Leao selalu menjadi perhatian utama bagi tim medis AC Milan, terutama di tengah jadwal pertandingan yang padat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar