
Kehidupan Rumah Tangga Dinda Hauw dan Rey Mbayang yang Penuh Kepercayaan
Dinda Hauw dan Rey Mbayang, pasangan artis yang dikenal kompak dan romantis, telah menjalani pernikahan selama lima tahun. Meskipun terlihat harmonis, tidak semua hal berjalan mulus dalam hubungan mereka. Dinda mengakui bahwa di awal pernikahannya, ia sempat merasa cemburu dan posesif terhadap Rey. Namun, seiring berjalannya waktu, ia belajar untuk lebih dewasa dan percaya pada Tuhan.
“Mungkin kalau awal-awal nikah ada rasa takutnya, cuma makin kesini kaya yaudahlah serahin aja sama yang di atas,” kata Dinda dalam sebuah podcast YouTube. Ia menambahkan bahwa meski masih ada sedikit rasa cemburu, ia semakin percaya pada kekuatan spiritual dan kepercayaan diri.
Proses saling percaya antara Dinda dan Rey mulai terbangun setelah empat atau lima tahun pernikahan. Awal-awal pernikahan, mereka masih mengalami fase posesif dan cemburu. Hal ini akhirnya memicu Dinda untuk menjalani hipnoterapi guna mengurangi rasa ketidakpercayaannya terhadap laki-laki. Trauma dari masa lalu dan cerita ibunya tentang ayahnya membuat Dinda tumbuh dengan hati-hati terhadap laki-laki.
Namun, setelah menikah, Dinda ingin menjadi istri yang baik dan memperbaiki sifat-sifat buruk dalam dirinya. “Tapi pas aku menikah dan tujuannya ibadah serta jadi istri yang baik makanya aku ngerasa kayak sifat-sifat yang buruk dari dalam diriku gak boleh ada,” ujarnya. Untuk itu, Dinda melakukan hipnoterapi dua kali agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik.
Rey Mbayang juga ikut serta dalam proses hipnoterapi bersama Dinda. “Kita berdua bareng hipnoterapi. Jadi bagaimana cara Dinda ke aku dan bagaimana aku juga ke dia karena pastikan aku banyak salahnya juga,” katanya. Metode ini bukanlah aib, melainkan cara mereka untuk saling mengenal dan memperbaiki diri.
Aturan Main dalam Akting yang Disepakati
Sebagai aktor, Dinda dan Rey memiliki kesepakatan khusus jika harus berakting dengan lawan jenis. Aturan ini dibuat atas dasar kesadaran bersama, bukan paksaan dari satu pihak. “Bukan aku ke Dinda, Dinda ke aku sih. Lebih ke rules ke kita sama kitanya sendiri,” ujar Rey.
Dinda pun membenarkan adanya batasan tersebut. Meski demikian, ia tetap ingin bekerja bersama Rey, terutama karena anak-anak mereka masih kecil. “Iya, soalnya kan ya pengennya kan apalagi anak-anak masih pada kecil kan. Jadi ya pengennya kalau bisa ya berdua gitu,” katanya.
Meski begitu, Dinda menegaskan bahwa ada batasan yang jelas untuk adegan yang lebih intim. “Tapi ya kalau untuk yang udah cium, yang... itu udah... (Nggak),” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa batasan ini bukan didasari oleh ketakutan akan cinta lokasi, melainkan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga dan mengajarkan anak-anak cara kerja mereka.
Gaya Hidup yang Menjaga Keharmonisan
Keharmonisan rumah tangga Dinda dan Rey juga dipengaruhi oleh gaya hidup mereka. Keduanya lebih suka menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga, yang secara alami mengurangi potensi konflik. “Karena kita tuh sebenarnya jarang, jarang juga sih, Kak. Soalnya memang anak rumahan, terus kedua tuh kita emang udah sama-sama kasih pengertian gitu loh,” ujar Dinda.
Status sebagai orang tua membuat mereka lebih sadar akan tanggung jawab. “Kalau misalnya kita kayak gini tuh kita udah punya anak nih, jadi kita tahu nih harus gimana-gimana gitu. Jadi emang kita udah mawas diri masing-masing,” pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar