Kondisi Terkini Jalur Sitinjau Lauik Pasca Tahun Baru 2026, Lalu Lintas Padang-Solok Lancar

Kondisi Lalu Lintas di Sitinjau Lauik Saat Tahun Baru 2026

Pada awal tahun baru 2026, kondisi arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang terpantau lancar dan sepi kendaraan. Informasi ini diperoleh dari admin Sitinjau Lauik, Jecki Irawan, yang menyatakan bahwa pada Kamis pagi atau awal tahun baru 2026, jalur tersebut tampak sepi.

Jecki mengungkapkan bahwa alhamdulillah, jalur Sitinjau Lauik dalam kondisi lancar. Hal ini disampaikan melalui grup Info Sitinjau Lauik 3 pada Kamis (1/1/2026). Informasi akses jalur Sitinjau Lauik juga terpantau lancar hampir di semua titik. Sejak pukul 08:15 WIB hingga saat ini, akses jalur tersebut terhitung lancar.

"Sejak pukul 08:51 WIB, arus lalinnya lancar di berbagai tikungan maupun penurunan," tambah Jecki. Dengan demikian, situasi lalu lintas di kawasan ini menunjukkan kestabilan dan tidak ada kemacetan signifikan.

Perayaan Malam Tahun Baru di Pantai Padang

Di kawasan Pantai Padang, Kota Padang, malam pergantian tahun 2026 dirayakan dengan meriah. Dentuman kembang api menghiasi langit kawasan tersebut, sementara suara terompet juga terdengar di sekitar pantai yang ramai dipadati masyarakat. Petugas kepolisian memberlakukan sistem satu arah untuk kawasan Pantai Padang pada malam pergantian tahun.

Kendaraan hanya dapat masuk melalui jalan di depan Masjid Al-Hakim kawasan Samudera dan hanya bisa lurus hingga pintu keluar di poll bus Perwakilan NPM Padang. Wartawan nurulamin.pro, Muhammad Afdal Afrianto, menyaksikan kawasan Pantai Padang makin dipadati masyarakat jelang detik-detik pergantian tahun, pada Rabu (31/12/2025).

Pada pukul 23.00 WIB, masyarakat sudah terlihat memadati kawasan pantai dekat Masjid Al Hakim, Hotel Mercure, dan sepanjang Pantai Padang. Sejumlah warga membawa kembang api, terompet, hingga petasan untuk memeriahkan malam pergantian tahun. Pengunjung didominasi oleh pasangan remaja hingga pasangan orang dewasa.

Memasuki pukul 23.20 WIB, kembang api mulai dinyalakan, mayoritas diarahkan ke tengah laut. Selain dentuman kembang api, suara terompet dan petasan turut mewarnai suasana malam Tahun Baru 2026 di Pantai Padang. Kondisi tersebut dimanfaatkan para pedagang musiman yang menjajarkan kembang api dan petasan, yang tampak diserbu pengunjung.

Puncak Perayaan dengan Kembang Api

Puncak perayaan terjadi sekitar pukul 23.56 WIB. Kembang api saling menyala secara bersahutan dan berlanjut hingga sekitar pukul 00.12 WIB, meski sebelumnya Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, telah mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan kembang api pada perayaan Tahun Baru 2026.

Dampak dari pesta kembang api tersebut turut menyebabkan kepadatan arus lalu lintas. Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraan untuk merekam momen kembang api, ditambah banyaknya kendaraan yang terparkir memanjang di sepanjang badan jalan.

Salah seorang pengunjung Pantai Padang, Rima, mengaku datang bersama pacarnya untuk menikmati suasana malam tahun baru sekaligus menyaksikan pesta kembang api. “Tadi kami di Jembatan Siti Nurbaya. Karena terdengar suara kembang api dari sana, akhirnya langsung ke Pantai Padang untuk ambil foto,” ujarnya kepada nurulamin.pro.

Rima mengungkapkan, foto-foto tersebut akan diunggah ke media sosial miliknya. “Buat story Instagram dan TikTok,” katanya sambil tersenyum.

Gubernur Sumbar Imbau Warga Sambut Tahun Baru 2026 Penuh Kesederhanaan

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah sebelumnya mengimbau masyarakat agar menyambut malam Tahun Baru 2026 dengan penuh kesederhanaan dan empati. Imbauan tersebut disampaikan mengingat Sumatera Barat masih berduka akibat bencana banjir bandang yang melanda 16 kabupaten dan kota sekitar satu bulan terakhir.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak hura-hura dan tidak mengadakan pesta kembang api,” kata Mahyeldi. Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi Sumbar menggelar doa dan zikir bersama di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi pada malam pergantian tahun.

“Insyaallah, kita laksanakan doa dan zikir bersama untuk keselamatan Sumatera Barat,” tutupnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan