
JAKARTA, aiotrade
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan pembaruan terkini mengenai peningkatan jumlah korban jiwa akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sejak peristiwa tersebut terjadi, setiap hari, Tim SAR gabungan berupaya mencari para korban yang masih tertimbun tanah.
Pada Senin (8/12/2025) sore, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa sebanyak 40 jenazah telah ditemukan. Dengan demikian, total korban meninggal dunia dari sebelumnya 921 orang menjadi 961 jiwa.
"Pada hari ini (Senin), per pukul 16.00 WIB sekali lagi Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, empati dan simpati yang sangat mendalam bagi saudara-saudara kita, keluarga korban. Tim gabungan menemukan 40 jenazah," kata Abdul dalam konferensi pers virtual.
Rincian Korban Jiwa
Korban meninggal dunia paling banyak ditemukan di Provinsi Aceh, dengan penambahan sebanyak 23 jiwa, dari 366 menjadi 389 jiwa. Untuk Sumatera Utara, dari 329 jasad yang sudah ditemukan per kemarin, hari ini bertambah 9, menjadi 338 jiwa meninggal dunia. Sementara itu, korban meninggal dunia di Sumatera Barat juga bertambah delapan jiwa, sehingga dari 226 jiwa menjadi 234 jiwa.
Abdul menegaskan bahwa 293 korban jiwa yang masih hilang akan terus dicari dengan upaya semaksimal dan seoptimal mungkin. "Tentu saja, tim gabungan di lapangan akan terus melakukan upaya semaksimal mungkin, seoptimal mungkin, seefektif mungkin, agar jumlah korban yang saat ini masih hilang bisa kita minimalkan, bisa kita reduksi sedikit mungkin," ujar Abdul.
Perintah Prabowo
Abdul menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengunjungi beberapa titik, khususnya di Bireuen, lokasi di mana terputusnya satu akses jembatan penting yang menghubungkan antara Bireuen dan Aceh Utara. "Bapak Presiden juga sudah langsung memimpin Rapat Kabinet Terbatas percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di tiga provinsi ini," kata Abdul.
Kepala Negara menunjuk KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak untuk memimpin satgas perbaikan jembatan di Aceh pasca banjir dan longsor. "Karena ini sangat penting, Bapak Presiden melihat sendiri kondisi jembatan dan langsung memerintahkan Bapak Kasad untuk menjadi Dansatgas Pemulihan Jembatan," ucap dia.
Abdul menjelaskan bahwa beberapa jembatan menjadi urat nadi penghubung di Lintas Timur dan dari Lintas Timur ke daerah Tengah akan dibangun Jembatan Bailey. "Saat ini sedang berproses, supaya alur distribusi logistik bisa makin cepat dan efisien," ujar dia.
Selain itu, juga akan ada pengerahan atau mobilisasi tenaga-tenaga kesehatan ke tempat-tempat kawasan terdampak. "Ini tentu saja menjadi tugas kami di Posko Utama untuk tetap mengoptimalkan distribusi logistik permakanan ataupun non-permakanan agar saudara-saudara kita yang saat ini masih di pengungsian bisa terpenuhi kebutuhan dasar permakanan dan non-permakanannya," imbuh dia.
Distribusi Logistik
Abdul menuturkan, distribusi logistik melalui udara biasanya batas penerbangan ditutup pada pukul 05.00 atau 06.00 sore waktu setempat. "Kami juga melakukan distribusi logistik saat ini karena akses jalan alternatif juga sudah dibersihkan oleh Tim Terpadu. Sehingga distribusi logistik menggunakan jalur darat dengan menggunakan truk," ucap dia.
Ia menyebut, penggunaan truk untuk distribusi logistik sudah bisa dilewati ke enam lokasi, yakni Bireuen, Pidie Jaya (ada 2 lokasi), Pidie, Aceh Timur, dan Aceh Utara. "Tentu saja, dengan penambahan suplai dari jalur darat ini, jumlah tonase bantuan yang kami bisa salurkan akan lebih besar dan secara otomatis akan lebih menjangkau titik-titik pengungsian," tutur dia.
Untuk Sumatera Barat, logistik yang terdistribusi via udara sebanyak 10 sortie penerbangan yang disalurkan langsung ke lokasi terdampak. "Ada yang di- dropping ke Posko Kabupaten, tetapi 70 persen dari 6 sortie itu langsung di- dropping ke titik (terdampak), tidak mampir dulu di Posko Kabupaten untuk mempercepat distribusi," ujar dia.
Salurkan bantuan Anda untuk korban banjir Sumatera lewat tautan donasi ini:
https://kmp.im/BencanaSumatera
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar