Korlap Dapur MBG di Batam Ditusuk Sekuriti, 20 Jahitan Di Tubuh

Korlap Dapur MBG di Batam Ditusuk Sekuriti, 20 Jahitan Di Tubuh

Pelaku Pembacokan Korlap SPPG Masih Diburu Polisi

Pembacokan terhadap korban yang merupakan koordinator lapangan (korlap) dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Batam, masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari tanggal 21 Desember 2025 di lokasi SPPG tersebut. Akibat dari kejadian ini, korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kasus ini pertama kali diketahui oleh pihak kepolisian melalui informasi yang diberikan oleh Manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG). Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan tentang dugaan penganiayaan yang terjadi di SPPG Sungai Pelunggut.

“Kami mendapat informasi dari pihak MBG terkait dugaan penganiayaan yang terjadi di SPPG Sungai Pelunggut,” ujar Anwar Aris saat dikonfirmasi.

Korban yang menjadi sasaran pembacokan adalah S (33), seorang pengawas sekaligus koordinator lapangan SPPG. Sementara itu, pelaku yang diduga melakukan tindakan tersebut adalah seorang petugas keamanan berinisial P alias R (27).

Berdasarkan keterangan sementara, antara korban dan pelaku terjadi ketidakcocokan dalam pekerjaan. Persoalan bermula saat korban menegur pelaku terkait kedisiplinan kerja. Pelaku disebut sering meninggalkan pos saat berjaga dan membawa teman ke lokasi kerja.

“Teguran tersebut membuat pelaku tidak terima,” jelas Anwar Aris.

Situasi semakin memanas setelah korban menyampaikan kalimat yang diduga memicu emosi pelaku. Menurut Anwar, ada ucapan dari korban yang mengatakan “bulan depan kamu istirahat”. Hal ini diduga membuat pelaku tersulut emosi.

Tak lama setelah itu, pelaku diduga langsung menyerang korban dengan senjata tajam. Korban mengalami luka bacok serius di bagian belakang telinga.

“Korban mengalami luka cukup parah dengan jahitan lebih dari 20 jahitan dan langsung dilarikan ke RSUD Embung Fatimah untuk mendapatkan perawatan,” kata Anwar Aris.

Saat ini, kondisi korban dilaporkan mulai membaik. Namun, pelaku melarikan diri usai kejadian dan masih dalam pengejaran polisi.

“Pelaku masih dalam pencarian. Senjata tajam yang digunakan juga dibawa kabur oleh pelaku,” jelasnya.

Polisi terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku guna mengungkap tuntas kasus pembacokan tersebut.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan