Kota Lama Surabaya Terancam! Jambret Terekam CCTV, Wali Kota Turun Tangan dan Amankan Etalase Wisata

Kota Lama Surabaya Terancam! Jambret Terekam CCTV, Wali Kota Turun Tangan dan Amankan Etalase Wisata Baru

Aksi Kriminal di Kota Lama Memicu Strategi Keamanan Berlapis

Aksi kriminal yang terjadi di kawasan hits Kota Lama memaksa Pemkot Surabaya mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan keamanan. Dari patroli nonstop hingga melibatkan warga setempat, berbagai upaya dilakukan agar kawasan ini tetap aman dan nyaman bagi pengunjung.

Kawasan Kota Lama Surabaya kembali ramai dengan kedatangan wisatawan, namun malam Rabu 4 Desember 2025 tiba-tiba menjadi tegang. Dua penjambret melakukan aksinya secara cepat di Jalan Mliwis, dan kejadian tersebut terekam jelas oleh CCTV. Kejadian ini langsung viral di media sosial, membuat publik merasa was-was sekaligus murka.

Tanpa menunggu lama, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung bertindak. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan bahwa kasus ini sudah masuk ranah kepolisian. Ia menyatakan, "Penjambretan di Kota Lama sudah kami laporkan. Hari ini juga polisi melakukan pengejaran."

Pengamanan Digeber Berlapis, “Kota Lama Harus Aman, Titik!”

Aksi kriminal yang memecah kenyamanan ini langsung memicu langkah cepat Pemkot Surabaya. Tidak hanya menyerahkan penindakan ke polisi, Eri memastikan pengamanan kawasan akan ditingkatkan habis-habisan. Kota Lama, yang kini menjadi magnet wisata selain Jalan Tunjungan, disebut sebagai "wajah baru Surabaya" yang harus dijaga ketat.

Eri menegaskan, "Semakin ramai Kota Lama, semakin banyak personel Satpol PP dan Dishub yang kita tempatkan. Pengunjung harus merasa nyaman, aman, dan tenang." Keamanan tidak hanya dijaga oleh petugas berseragam. Skema baru yang sedang disiapkan adalah pengamanan berlapis, dengan memadukan:

  • Personel Satpol PP
  • Dinas Perhubungan
  • Aparat kepolisian
  • Warga sekitar yang dilibatkan sebagai mata tambahan tanpa seragam

"Surabaya ini harus dijaga bareng-bareng. Warga harus ikut terlibat," ujar Eri menekankan.

Patroli Tengah Malam Dimaksimalkan, Wisata Jalan Terus Hingga Pukul 24.00 WIB

Fenomena baru di Kota Lama adalah wisatawan yang kini bertahan sampai malam, bahkan hingga pukul 24.00 WIB. Karena itu, Eri memastikan patroli malam tetap berjalan dan akan diperkuat. "Pengunjung datang tidak hanya sampai jam 18.00 atau 20.00, tapi sampai tengah malam. Maka patroli harus dimasifkan," tutur Eri.

Pemkot ingin memastikan bahwa kriminalitas seperti penjambretan tidak punya ruang berkembang lagi di kawasan destinasi unggulan ini.

Kota Lama adalah Etalase Baru, Harus Bebas dari Teror Kejahatan

Sebagai pusat keramaian, wisata, dan kegiatan kreatif, Kota Lama kini berada dalam sorotan. Pemkot Surabaya menyebut kawasan ini sebagai "titik inti" yang harus steril dari gangguan. Gerak cepat Pemkot menjadi sinyal kuat bahwa Surabaya tidak kompromi terhadap aksi kriminal yang merusak citra kota.

Dengan strategi pengamanan berlapis dan pelibatan warga, diharapkan Kota Lama semakin aman, ramah wisatawan, dan tetap menjadi destinasi favorit jutaan pelancong.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan