
Penangkapan Terduga Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos
Polres Sanggau berhasil menangkap seorang terduga pelaku dalam kasus pembunuhan yang terjadi di kamar kos Jalan Bujang Malaka. Peristiwa ini berawal dari sebuah pertengkaran antara korban dan pelaku, yang dipicu oleh masalah utang sebesar Rp700.000.
Kronologi Pembunuhan
Terduga pelaku berinisial WF (21), warga Dusun Gombang, Desa Gombang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak. Menurut pengakuan WF, pembunuhan terjadi pada Rabu 31 Desember 2025 di kamar kos tersebut. Korban bernama Melki, seorang mahasiswa berusia 18 tahun yang tinggal di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.
Awalnya, terjadi pertengkaran antara Melki dan WF karena masalah utang. Hal ini memicu tindakan kekerasan dari WF terhadap Melki. Ia kemudian memiting leher korban hingga tidak berdaya. Selanjutnya, WF menggunakan tali tambang kecil untuk menjerat leher Melki dan memukul kepala korban dengan tangan kosong. Akibat kekerasan tersebut, Melki meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah korban meninggal, pelaku membungkus jasad Melki menggunakan karung berwarna putih. Ia sempat merencanakan untuk membuang jasad tersebut, tetapi rencana tersebut tidak terlaksana. Akhirnya, jasad Melki ditinggalkan di dalam kamar kos.
Pelarian dan Penangkapan
Pada hari yang sama, sekitar pukul 18.00 WIB, WF melarikan diri dengan membawa sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam milik korban. Kendaraan tersebut kemudian digadaikan di wilayah Pal 6, Ngabang, Kabupaten Landak, dengan nilai Rp7.500.000 melalui komunikasi via aplikasi Facebook Messenger.
Pelarian WF dilanjutkan dengan menumpang truk dan menyewa kendaraan roda empat untuk kembali ke kampung halamannya di Dusun Gombang, Desa Gombang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak. Namun, upaya tersebut akhirnya terhenti setelah aparat kepolisian berhasil melacak dan menangkap pelaku.
Pengakuan Awal dari Tersangka
Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP Fariz Kautsar Rahmadhani mengungkap hasil interogasi awal terhadap WF soal kronologi, motif, serta cara pembunuhan. Menurut informasi yang didapat, pelaku mengakui bahwa perbuatan yang dilakukannya bermula dari pertengkaran yang dipicu oleh masalah utang.
Selain itu, WF juga mengakui bahwa ia melakukan tindakan kekerasan terhadap Melki, termasuk memiting leher dan memukul kepala korban hingga korban meninggal. Setelah itu, ia membungkus jasad korban dan mencoba untuk membuangnya, tetapi gagal.
Langkah Penyidikan
Penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka untuk memastikan semua fakta terungkap. Selain itu, penyidik juga akan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti lain yang relevan.
Dengan penangkapan ini, kasus pembunuhan di kamar kos tersebut mulai memiliki titik terang. Masyarakat diharapkan dapat tetap waspada dan menjaga situasi keamanan di lingkungan sekitar.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar