
Kecelakaan Beruntun Melibatkan Tujuh Kendaraan di Kabupaten Bogor
Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh unit kendaraan terjadi di Jalan Raya Jonggol-Cariu, tepatnya di Kampung Mengker, Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 10.20 WIB.
Menurut keterangan Plt. Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, kecelakaan bermula saat truk trailer Scania bernomor polisi B 9522 DY yang mengangkut ekskavator melaju dari arah Jonggol menuju Cariu. Saat melintasi jalan yang menurun dan menikung ke kiri, muatan alat berat tersebut tiba-tiba terlepas dari kaitan trailer.
Ekskavator yang terlepas kemudian meluncur ke arah kanan dan menabrak sisi belakang sebelah kanan Mitsubishi Xpander yang datang dari arah berlawanan. Tidak hanya itu, ekskavator tersebut terus meluncur ke bawah dan menghantam bagian depan Mitsubishi L300 Box.
Alat berat itu juga menyenggol sepeda motor Honda Beat yang berada tepat di belakang mobil boks tersebut, sebelum akhirnya menghantam Datsun Go Panca. Laju ekskavator yang tak terkendali kemudian menabrak Toyota Calya dari arah berlawanan. Benturan keras tersebut membuat Calya terdorong ke belakang hingga mengenai Daihatsu Xenia yang sedang melaju searah di belakangnya.
Daftar Kendaraan yang Terlibat dalam Kecelakaan
Berikut adalah daftar kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini:
- Truk Trailer Scania (B 9522 DY)
- Mitsubishi Xpander (F 1447 FAM)
- Datsun Go Panca (B 1804 FOP)
- Mitsubishi L300 Box (F 8349 GZ)
- Toyota Calya (B 1023 RZX)
- Daihatsu Xenia (B 1495 RZC)
- Sepeda Motor Honda Beat (F 6394 FEF)
Akibat peristiwa mencekam ini, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka ringan. Seluruh korban langsung dievakuasi oleh petugas ke RSUD RH. Satibi Cileungsi untuk mendapatkan pertolongan medis.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab lepasnya muatan alat berat tersebut. Mereka juga sedang memastikan apakah ada faktor kesalahan pengemudi atau kekurangan dalam prosedur pengangkutan barang.
Penyebab Kecelakaan Masih Dalam Pemeriksaan
Ipda Ares Rahman menjelaskan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk memastikan apakah muatan alat berat tersebut diperiksa dengan benar sebelum diperbolehkan berjalan. Selain itu, kondisi jalan dan kecepatan kendaraan juga menjadi fokus utama dalam penyelidikan.
Dari informasi yang diperoleh, truk trailer yang membawa ekskavator diketahui melaju dengan kecepatan normal. Namun, karena jalan yang menurun dan menikung tajam, serta kurangnya pemahaman tentang cara mengamankan muatan, terjadi kecelakaan beruntun yang sangat parah.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para pengemudi, terutama yang membawa muatan berat, untuk selalu memperhatikan keselamatan dan memastikan bahwa semua barang yang dibawa aman dan tidak berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar