
Kecelakaan Maut di Jalan Gaperta Medan
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Gaperta, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, pada Selasa (30/12/2025) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan satu korban mengalami luka-luka.
Ketiga korban ternyata berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax bernomor polisi BK 5323. Sepeda motor yang dikendarai korban menghantam tiang WiFi tepat di depan Indomaret sekitar pukul 01.30 WIB.
Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, mengonfirmasi kecelakaan maut yang merenggut dua nyawa itu. AKBP Parwita juga membeberkan identitas korban tewas adalah Rianto Sihombing (21) selaku pengemudi dan Michael Ananda Pranawo (18) yang duduk di posisi paling belakang.
Selain itu, AKBP Parwita juga membeberkan kronologi kecelakaan tunggal tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP awal, kendaraan tersebut melaju kencang dari arah Jalan Gaperta menuju Simpang Bingung Kapten Muslim. Tiba-tiba korban hilang kendali dan langsung menabrak tiang WiFi dengan kencang.
"Saat itu, Rianto Sihombing (pengemudi) mengemudi dalam kecepatan tinggi. Tiba di lokasi, ia menabrak tiang WiFi," ucap AKBP I Made Parwita saat dikonfirmasi Tribun Medan pada Rabu (31/12/2025).
Posisi Duduk Penumpang Menentukan Kondisi Korban Selamat
Fakta memilukan terungkap dari posisi duduk para korban saat kecelakaan maut itu terjadi di mana ketiga korban sempat terpelanting beberapa meter dari titik tabrak. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa penumpang yang berada di posisi tengah berhasil selamat dari maut karena terlindung oleh pengemudi dan penumpang belakang yang mengalami benturan paling parah di bagian kepala.
"Yang tewas di tempat pengemudi dan duduk di bagian belakang. Untuk yang di tengah selamat, hanya mengalami luka ringan," ungkap Made menjelaskan kondisi para korban yang kini salah satunya dirawat di RS Hermina.
Penyelidikan Lanjutan dan Penyerahan Jenazah ke Keluarga
Saat ini, kedua jenazah korban tewas telah diserahkan oleh pihak kepolisian kepada keluarga masing-masing di Kecamatan Medan Helvetia untuk proses pemakaman. Satlantas Polrestabes Medan masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan mencari keberadaan penumpang selamat yang identitasnya belum diketahui secara pasti untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Masih kita lidik, termasuk teman mereka yang selamat masih kita cari untuk diambil keterangan," pungkas Made Parwita menutup penjelasannya mengenai perkembangan penanganan kecelakaan tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar