
Penemuan Jenazah Diduga Pelatih Valencia B
Pada hari Minggu (4/1/2026) pagi, jenazah yang diduga merupakan pelatih Valencia B, Fernando Martin Carreras, ditemukan mengambang di perairan Pulau Rinca. Kejadian ini terjadi setelah tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian kapal tenggelam.
Kabidhumas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Kombes Pol Henry Novika Chandra, menyampaikan bahwa jenazah tersebut adalah seorang pria dewasa berkebangsaan Spanyol. Penemuan ini dilakukan saat tim SAR gabungan sedang melakukan penyisiran lanjutan di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK).
"Jenazah ditemukan sekitar pukul 08.47 WITA di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), saat tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi kejadian kapal tenggelam," ujar Hendry saat dihubungi.
Menurut informasi yang diperoleh, jenazah telah dievakuasi untuk proses pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut. Proses evakuasi dilakukan menggunakan Kapal KN SAR Punta Dewa milik Basarnas dan dibawa menuju Labuan Bajo.
"Sekitar pukul 10.15 WITA, jenazah tiba di Pelabuhan Labuan Bajo dan langsung dievakuasi ke RSUD Komodo untuk dilakukan visum et repertum serta proses identifikasi oleh tim medis dan Biddokkes Polda NTT sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI)" tambahnya.
Hendry menegaskan bahwa seluruh proses evakuasi dan identifikasi dilakukan secara profesional, humanis, dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta instansi terkait.
Proses Pencarian Masih Berlangsung
Sebelumnya, Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, mengatakan bahwa jenazah pria itu ditemukan mengambang di perairan Pulau Rinca sekitar 1 nautical mile dari lokasi kejadian. "Tepat pukul 08.47 Wita pagi tadi tim SAR gabungan menemukan satu jenazah diduga korban KM. Putri Sakinah pada koordinat 8°36'32.58"S - 119°36'32.22"E dan jarak penemuan korban dari LKK sejauh 1.13 Nautical Mile," ujar Fathur.
Selain itu, dia menyebut bahwa tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap dua korban yang masih hilang.
Latar Belakang Kapal Tenggelam
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Jumat, 26 Desember 2025. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap keselamatan para penumpang dan awak kapal.
Proses pencarian dan evakuasi korban terus berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, polisi, dan rumah sakit setempat. Dengan adanya penemuan jenazah ini, masyarakat dan keluarga korban berharap proses identifikasi dapat segera selesai agar bisa memberikan kepastian bagi mereka.
Kepedulian dan kerja sama antar lembaga sangat penting dalam situasi seperti ini. Semua upaya dilakukan dengan maksud untuk memastikan bahwa setiap korban mendapatkan perlakuan yang layak dan penghargaan yang seharusnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar