Kronologi Penemuan Remaja 19 Tahun di Pantai Balangan Tanpa Baju

Kronologi Penemuan Remaja 19 Tahun di Pantai Balangan Tanpa Baju

Kejadian Mencekam di Pantai Balangan, Jimbaran

Pada hari Selasa (9/12), suasana di kawasan Pantai Balangan, Jimbaran, Badung tiba-tiba berubah menjadi mencekam setelah seorang pemuda ditemukan tewas dalam kondisi tidak wajar. Pemuda yang diketahui memiliki inisial REP ini ditemukan tergantung di balok beton penyangga salah satu kafe yang berada di tepi pantai tersebut.

REP adalah seorang pemuda berusia 19 tahun asal Mimika, Papua Tengah. Penemuan jasadnya pertama kali dilakukan oleh seorang Warga Negara Asing (WNA) yang kemudian memberitahu kepada karyawan kafe. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak kafe untuk memastikan kebenarannya.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, mengatakan bahwa jenazah laki-laki dalam kondisi tergantung ditemukan di bawah kafe, tepatnya di Kawasan Pantai Balangan, Jimbaran. Menurut Kompol Sukadi, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tergantung menggunakan seutas tali tambang plastik berwarna biru.

"Korban tergantung di bawah beton penyangga kafe, kurang lebih 2 meter dari permukaan tanah. Ia hanya mengenakan celana training abu-abu dan tidak berbaju," ujarnya. "Baju lengan panjang berwarna biru terlilit di leher korban, sementara kaki korban masih menyentuh pasir."

Syahroni, salah satu karyawan kafe setempat, mengungkapkan bahwa dirinya dan rekan kerjanya, Sulhan Budi Santosa, memastikan kebenaran informasi tersebut sebelum melaporkannya ke pihak berwajib.

Berdasarkan hasil identifikasi awal yang dilakukan oleh Unit Inafis Polresta Denpasar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini menguatkan dugaan bahwa peristiwa tersebut adalah murni tindakan bunuh diri.

"Hasil identifikasi menunjukkan adanya jeratan di leher korban. Tali yang digunakan bersimpul hidup pada beton dan leher. Selain itu, ditemukan pula air seni yang keluar dari kemaluan korban. Nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tegas Kompol Sukadi.

Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas, namun belakangan diketahui bahwa korban adalah REP. Saat ini, pihak kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan telah mengambil alih penanganan kasus ini.

Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Prof Ngoerah Denpasar untuk proses lebih lanjut, menggunakan ambulans Rapi Riders.

"Kami telah memasang police line di TKP dan melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengetahui motif di balik tindakan tragis ini. Kami juga sudah meminta keterangan dari para saksi di lokasi," pungkasnya.

Peringatan Penting

Berita atau artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasakan tanda-tanda depresi dan memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit atau klinik yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Anda juga bisa simak hotline:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan