Lancia Kembali Berlaga di WRC dengan Dua Pembalap Berpengalaman
Lancia, sebuah merek mobil asal Italia yang telah memenangi rekor 10 gelar juara pabrikan WRC, kembali meluncurkan program balapnya di ajang World Rally Championship (WRC). Untuk kali ini, Lancia menunjuk dua pembalap berpengalaman, Yohan Rossel dan Nikolay Gryazin, sebagai pereli utama dalam kompetisi WRC2 tingkat kedua.
Rossel dan Gryazin akan mengemudikan mobil Ypsilon HF Integrale Rally2 terbaru Lancia, yang disiapkan oleh PH Sport. Mobil ini akan menjadi inti dari program WRC Stellantis Motorsport, menggantikan mobil Citroen C3 Rally2 sebelumnya. Dengan pengembangan yang dilakukan, Lancia memiliki target tinggi untuk bersaing dengan tim-tim besar seperti Skoda, Toyota, dan Ford dalam menciptakan kemenangan.
Manajemen Lancia menyatakan bahwa mereka ingin meraih kemenangan jika para pembalapnya mampu meraih gelar juara WRC2 di musim pertamanya dengan Ypsilon. Line-up pembalap yang dipilih mendukung ambisi ini, dengan Rossel dan Gryazin yang merupakan penantang gelar juara di WRC2.
Yohan Rossel: Mantan Runner-Up di WRC2
Yohan Rossel, yang saat ini menempati posisi runner-up dalam perebutan gelar dari Oliver Solberg tahun ini, selalu finis di posisi empat besar pada empat musim sebelumnya di ajang WRC2. Ia juga telah mengantongi delapan kemenangan di WRC2, dengan mengendarai C3 Rally2 sebelumnya.
"Setelah mengetahui silsilah Lancia dan mendengarkan Miki Biasion (juara WRC yang mengendarai Lancia pada tahun 1988 dan 1989), yang membandingkan Lancia dengan Ferrari, Anda akan langsung memahami bahwa Lancia adalah merek yang patut dihormati," ujar Rossel.
"Oleh karena itu, saya sangat bangga bergabung dengan Lancia dengan motivasi yang sama dengan yang saya miliki di awal karir saya. Babak baru ini akan memberikan momentum nyata dalam karier saya: pabrikan baru, ambisi besar, dan keinginan untuk melangkah lebih jauh dengan proyek ini untuk menang."

Nikolay Gryazin: Pembalap dengan Prestasi Mengesankan
Nikolay Gryazin telah membuktikan kemampuannya di WRC2 dengan menempati posisi ketiga di kejuaraan selama dua musim terakhir. Pereli berusia 28 tahun ini meraih tiga kemenangan dengan mengendarai Citroen C3 pada 2024 sebelum beralih kembali ke mesin Skoda pada musim ini.
"Lancia memiliki sejarah yang ikonik di dunia reli, dan merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya untuk menjadi bagian dari kisah ini. Bersama tim, kami memiliki ambisi yang sama: bertarung di garis depan, terus berkembang setiap hari, dan mengembalikan nama legendaris ini ke tempat yang semestinya," kata Gryazin.
"Saya sangat termotivasi untuk pekerjaan yang akan datang, dari tes pertama hingga tahap akhir musim ini. Saya ingin berterima kasih kepada Team Lancia Corse HF atas kepercayaan mereka, juga kepada rekan-rekan dan penggemar saya atas dukungan mereka."

Rencana Lancia untuk Musim 2026
Lancia telah mengkonfirmasi rencana untuk mengikuti minimal delapan ajang WRC pada 2026, dengan program yang akan dimulai pada seri pembuka musim depan di Monte Carlo. Ini menunjukkan komitmen Lancia untuk kembali memperkuat kehadirannya di dunia balap rally.

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar