Lanjutkan Tindakan Tambang Ilegal, Bahlil: Negara Tak Boleh Kalah!


nurulamin.pro,
JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kesiapannya dalam memberantas aktivitas tambang ilegal. Menurutnya, tindakan ini menjadi keharusan agar industri pertambangan dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Bahlil menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penindakan tegas melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Dalam satuan tugas tersebut, dirinya juga terlibat sebagai anggota. Ia menyebutkan bahwa Satgas PKH bertujuan untuk menegakkan kedaulatan atas sumber daya alam (SDA) di kawasan hutan dengan memulihkan jutaan hektare lahan negara yang selama ini digunakan secara ilegal.

“Siapa saja yang terlibat, dan negara harus berwibawa, tidak boleh negara kalah,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterbitkan Kamis (1/1/2026).

Selain itu, Bahlil menekankan pentingnya pengoptimalan tata kelola pertambangan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan negara, yang akan digunakan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Beberapa bidang yang akan diperbaiki antara lain pembangunan daerah, infrastruktur, serta layanan kesehatan dan pendidikan.

Menurutnya, tambang adalah aset milik negara, dan perusahaan yang diberi izin harus mengelolanya sesuai aturan yang berlaku. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan kaidah-kaidah pertambangan yang baik, yang tidak hanya menjaga keberlanjutan lingkungan tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar.

Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

Bahlil menambahkan bahwa kesempatan mengelola tambang juga diberikan kepada masyarakat setempat. Ini dilakukan melalui organisasi kemasyarakatan, koperasi, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tujuannya adalah agar tambang-tambang daerah tidak hanya dikuasai oleh pengusaha besar dari ibu kota.

“Saya sebagai orang yang berasal dari daerah dan pernah menjadi pengusaha daerah, lewat perubahan undang-undang, kita berikan kesempatan kepada koperasi dan organisasi kemasyarakatan,” katanya.

Pengelolaan Tambang yang Ramah Lingkungan

Selain itu, pemerintah saat ini sedang berupaya mengubah industri pertambangan menjadi lebih ramah lingkungan. Bahlil menekankan bahwa pengelolaan tambang harus memperhatikan aspek kelestarian lingkungan sekitar, termasuk kemajuan ekonomi masyarakat setempat.

“Kita ingin pengelolaan tambang bisa maksimal, tapi lingkungan juga harus dijaga. Tidak boleh hanya semrawut-semrawut,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah ini, Bahlil berharap industri pertambangan bisa menjadi salah satu sektor yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional sambil tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan lingkungan. Hal ini juga diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan