
Banjir di Kota Serang, Puluhan Lansia Dievakuasi
Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Serang pada Jumat (2/1/2026) menyebabkan puluhan lansia di Lingkungan Kroya Indah, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen dievakuasi. Peristiwa ini terjadi akibat curah hujan tinggi dan luapan air dari Sungai Cibanten yang mengakibatkan ketinggian air mencapai 70 cm sejak pukul 16.00 WIB.
Evakuasi dilakukan oleh warga setempat dan tim Palang Merah Indonesia (PMI) dengan menggunakan perahu karet dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang. Proses evakuasi lebih mengutamakan lansia maupun warga yang sedang dalam kondisi sakit.
Camat Kasemen, Sugiri, menjelaskan bahwa di wilayah Kroya Indah terdapat tiga RT yang terdampak banjir. Ia juga menambahkan bahwa wilayah lain seperti Sukadiri, Sindangsari, dan Lerumahan Puri Keraton juga mengalami dampak serupa.
"Di Kroya Indah ada tiga RT, nanti kita di Sukadiri masih ada, Kelurahan Kasemen, Sindangsari, Kelurahan Kasunyatan, Keradenan sampai Lerumahan Puri Keraton," ujarnya.
Untuk memastikan keselamatan warga, pihak kecamatan telah menyiapkan tempat pengungsian di SMP Syaibul Barokah jika air tidak kunjung surut.
"Kami sudah menyampaikan lewat Bu Lurah, kalau ngusi kita sudah siapkan tempatnya di SMP Syaibul Barokah," jelas Sugiri.
Titik Banjir di Wilayah Kasemen
Berdasarkan data yang dikumpulkan, terdapat lima titik banjir yang melanda wilayah Kasemen, Kota Serang. Berikut adalah lokasi-lokasi tersebut:
- Lingkungan Kroya Lama RT/RW 006/002, Kelurahan Kasunyatan.
- Perumahan Puri Keraton, Kelurahan Kasunyatan.
- Lingkungan Masjid Agung Banten, Kelurahan Banten.
- Lingkungan Baru Bugis, Kelurahan Banten.
- Jalan Pelelangan Ikan Karangantu RT/RW 002/006 (belakang SDN Padek 2 Kota Serang), Kelurahan Banten.
Sugiri juga mengungkapkan bahwa sebanyak 300 Kartu Keluarga (KK) terdampak banjir di Lingkungan Kroya Indah, Kelurahan Kasunyatan.
Upaya Penanganan Banjir
Sebagai bagian dari upaya penanganan bencana, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten untuk menurunkan alat berat.
"Yang kedua kami sudah komunikasi dengan dinas PUPR Provinsi, karena ini wilayah DAS Provinsi dan insya Allah besok pagi kita akan turunkan beko," ujar Sugiri.
Selain itu, pihak BPBD juga aktif dalam membantu proses evakuasi dan distribusi logistik. Warga setempat juga turut serta dalam membantu proses evakuasi dengan menggunakan perahu karet yang disediakan.
Kondisi Terkini
Sampai saat ini, masyarakat masih tetap waspada terhadap perkembangan cuaca dan ketinggian air. Meski proses evakuasi telah berlangsung, beberapa wilayah masih terendam banjir dan dikhawatirkan akan semakin parah jika hujan terus berlanjut.
Pihak kelurahan dan kecamatan terus memantau situasi secara berkala dan memberikan informasi terkini kepada warga. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menghindari area yang rawan banjir.
Dengan adanya koordinasi antara pemerintah daerah, organisasi bantuan, dan warga setempat, diharapkan dapat meminimalisir risiko dan kerugian akibat banjir yang terjadi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar