
Aksi Nekat Lansia Elina yang Menggemparkan Warga Sekayu
Pada hari Sabtu, 3 Januari 2026 sekitar pukul 07.40 WIB, sebuah kejadian mengejutkan terjadi di Jembatan JM, yang menghubungkan kawasan Sungai Musi dengan kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Seorang lansia bernama Elina (65 tahun) nekat melompat dari atas jembatan tersebut dan terjun ke aliran sungai. Aksi ini memicu respons cepat dari berbagai pihak yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
Kejadian ini awalnya diketahui oleh masyarakat setempat, yang langsung memberikan informasi kepada posko siaga bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba melalui layanan Call Center. Dengan segera, tim gabungan BPBD Muba dan Tagana langsung bertindak untuk mencari korban yang terbawa arus sungai.
Proses Penyelamatan yang Dramatis
Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan pencarian terhadap korban. Setelah beberapa saat, mereka berhasil menemukan Elina yang sedang hanyut terbawa arus Sungai Musi hingga ke kawasan Water Front Sekayu. Meski dalam kondisi lemas dan tidak sadar sepenuhnya, nyawa korban masih bisa diselamatkan.
Salah satu anggota satgas BPBD langsung terjun ke air menggunakan pelampung untuk membawa korban ke tepian sungai. Proses penyelamatan ini berlangsung secara dramatis, namun berakhir dengan hasil positif. Korban akhirnya berhasil dievakuasi ke rumah keluarganya.
Keterangan dari Kepala BPBD Muba
Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, menjelaskan bahwa tim gabungan BPBD Muba bersama Tagana segera berangkat ke lokasi kejadian. Ia menyebutkan bahwa saat tiba di tempat kejadian, korban ditemukan tidak tenggelam, tetapi terbawa arus hingga ke tengah Sungai Musi.
"Kami langsung melakukan upaya penyelamatan. Saat itu korban terbawa arus dan hanyut hingga ke Taman Sekayu Water Front. Kondisinya saat ini sudah diselamatkan dan sudah diantarkan ke rumah keluarga," ujarnya.
Penyelidikan Motif Aksi Nekat
Sementara itu, Kasi Humas Polres Muba, IPTU S. Hutahean, mengatakan bahwa motif dari aksi nekat Elina masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian telah mendatangi kediaman keluarga korban untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut serta memberikan perlindungan dan ruang aman bagi korban.
Menurut pengakuan keluarga, Elina biasanya pergi ke Puskesmas untuk mengambil obat dengan didampingi oleh anggota keluarga. Namun, pada hari kejadian, ia pergi sendiri. Saat ini, korban masih dalam kondisi trauma dan belum bisa dimintai keterangan secara detail.
Kondisi Terkini Korban
Setelah dilakukan penanganan medis sederhana, Elina kini telah kembali ke rumah keluarganya. Tim medis dan petugas BPBD terus memantau kondisi kesehatannya. Diharapkan, korban dapat segera pulih dan kembali ke kehidupan sehari-hari dengan dukungan penuh dari keluarga dan masyarakat sekitar.
Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan saling mendukung, terutama bagi para lansia yang rentan mengalami stres atau gangguan mental. Kehadiran sistem penanggulangan bencana dan respons cepat dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan jiwa.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar