Lapas Kelas IIA Bengkulu Ajak Warga Berolahraga Pagi

Kegiatan Senam Pagi Bersama di Lapas Kelas IIA Bengkulu

Pada hari Jumat, 13 Desember 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu menggelar kegiatan senam pagi bersama. Kegiatan ini dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), peserta magang, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Acara berlangsung di lapangan serbaguna Lapas Kelas IIA Bengkulu pada pagi hari dengan suasana yang penuh semangat dan kebersamaan.

Kegiatan senam bersama ini merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Bengkulu dalam membangun pola hidup sehat sekaligus memperkuat sinergi antara petugas, peserta magang, dan para tahanan. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu oleh instruktur. Hal ini menciptakan suasana yang harmonis dan positif di lingkungan Lapas.

Peran Penting Kegiatan Olahraga Bersama

Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Slamet Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan olahraga bersama memiliki peran penting dalam menjaga kebugaran fisik sekaligus meningkatkan kesehatan mental. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan dan kekompakan di lingkungan pemasyarakatan.

Ia berharap melalui kegiatan senam pagi ini, seluruh peserta dapat terus menjaga kesehatan dan semangat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pembinaan yang mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang sehat, aman, dan humanis.

Komitmen Lapas Kelas IIA Bengkulu

Lapas Kelas IIA Bengkulu berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan positif dan bermanfaat sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta peningkatan kinerja seluruh jajaran.

Berikut adalah beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini:

  • Meningkatkan kesadaran akan kesehatan fisik dan mental: Dengan rutin berolahraga, baik petugas maupun WBP dapat menjaga kondisi tubuh mereka agar tetap sehat.
  • Memperkuat hubungan antar komunitas di dalam Lapas: Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk saling berinteraksi dan membangun rasa kebersamaan.
  • Menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif: Dengan adanya kegiatan senam bersama, suasana di Lapas menjadi lebih dinamis dan penuh semangat.

Tantangan dan Peluang

Meskipun kegiatan senam pagi bersama telah berjalan lancar, masih ada tantangan yang perlu diperhatikan. Misalnya, keterbatasan ruang dan fasilitas olahraga yang tersedia. Namun, hal ini menjadi peluang untuk terus berkembang dan mencari solusi inovatif dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga di dalam Lapas.

Selain itu, partisipasi aktif dari seluruh peserta sangat penting agar kegiatan ini dapat terus berkelanjutan. Dengan dukungan penuh dari pihak Lapas dan partisipasi dari semua pihak, diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh positif dalam meningkatkan kualitas hidup di lingkungan pemasyarakatan.

Kesimpulan

Kegiatan senam pagi bersama di Lapas Kelas IIA Bengkulu tidak hanya membantu menjaga kesehatan fisik, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun hubungan yang lebih baik antara petugas, peserta magang, dan WBP. Dengan komitmen yang kuat dan kolaborasi yang baik, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari program pembinaan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua pihak.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan