
Cinta Laura, aktris ternama yang memiliki latar belakang campuran Indonesia-Jerman, mengungkapkan pengalaman menarik dalam merayakan Tahun Baru 2026. Ia memilih untuk melakukan meditasi selama tujuh hari di Thailand Utara, menjauh dari kebisingan dan kesibukan sehari-hari.
Pengalaman Cinta Laura ini dibagikan melalui media sosial pribadinya. Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa ia memutuskan untuk menghabiskan waktu tujuh hari terakhir tahun ini dengan berada di sebuah pusat meditasi.
“Saya memilih menghabiskan tujuh hari terakhir di tahun ini dalam keheningan, di sebuah pusat meditasi di Thailand Utara,” tulis Cinta Laura dalam postingannya.
Menurutnya, keputusan tersebut bukan didasari oleh agama atau keyakinan tertentu. Melainkan murni karena ia ingin melatih pikirannya sendiri. Ia percaya bahwa dengan melatih pikiran, seseorang dapat menemukan ketenangan dan kebahagiaan yang berasal dari dalam diri sendiri.
“Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan agama atau kepercayaan tertentu. Ini tentang kebutuhan dasar kita sebagai manusia. Belajar bagaimana melatih pikiran supaya bisa merasakan damai dan bahagia dari dalam diri sendiri,” jelas Cinta Laura.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa tuntutan kehidupan modern saat ini membuat orang terbiasa untuk terus bergerak cepat dan mencapai sesuatu. Padahal, berhenti sejenak untuk merefleksi diri dan memahami lebih dalam juga bisa menjadi kunci sukses.
“Di dunia yang selalu menuntut kita untuk bergerak cepat, harus selalu produktif, ngejar momentum, dan dipaksa untuk terus ‘level up’. Kita lupa satu hal mendasar: berhenti adalah kunci sukses,” tambah Cinta Laura.
Selama perayaan Tahun Baru 2026 dengan meditasi, Cinta Laura mendapatkan kesan mendalam. Salah satunya adalah ketika bertemu dengan seorang biksu yang memberinya pertanyaan yang cukup mendalam.
“Seorang biksu bertanya, ‘Apa sih bedanya perang dunia dan perdamaian dunia?’ Lalu dia menjawab dengan sederhana: ‘Semuanya dimulai dari pikiran manusia’,” cerita Cinta Laura.
Dari pengalaman tersebut, ia menyadari bahwa kebahagiaan tidak hanya terkait ambisi atau merasa lebih. Namun juga pentingnya menjaga pikiran yang jernih dan terlatih.
“Aku berharap tahun baru kalian tidak cuma soal ambisi untuk jadi ‘lebih’, tapi juga soal bagaimana kita bisa jadi ‘lebih jernih’,” tutup Cinta Laura.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar