Legenda Barcelona Mantap Jadi Pelatih Berkat Kesuksesan Cesc Fabregas di Como


Andres Iniesta, salah satu legenda terbesar Barcelona di era modern, semakin yakin untuk memasuki dunia kepelatihan setelah melihat kiprah Cesc Fabregas bersama Como 1907.

Iniesta, yang pensiun pada 8 Oktober 2024 dengan Emirates Club sebagai klub terakhirnya, langsung mengikuti kursus kepelatihan UEFA setelah gantung sepatu. Ini merupakan langkah awalnya untuk mewujudkan ambisi menjadi pelatih.

Dalam wawancara terbaru bersama Marca, Iniesta mengungkapkan bahwa Cesc Fabregas adalah salah satu sosok yang menginspirasinya untuk berkarier sebagai pelatih. Ia mengaku kagum dengan cara mantan rekan setimnya di Barcelona itu menanamkan filosofi permainannya di Como 1907.

Fabregas memulai kiprahnya sebagai pelatih tak lama setelah pensiun pada 2023. Ia mulai dengan menukangi tim U-19 dan tim B Como. Perlahan tapi pasti, Fabregas berhasil naik jabatan ke tim utama.

Setelah Moreno Longo dipecat, Fabregas ditunjuk sebagai pelatih sementara dan akhirnya menjadi asisten Osian Roberts. Kolaborasi antara Osian Roberts dan Fabregas sukses membawa klub berjuluk I Lariani promosi ke Serie A pada musim 2024-2025. Setelah promosi, Fabregas diangkat sebagai pelatih kepala yang baru.

Di musim pertamanya, juru taktik berusia 38 tahun itu langsung membawa Como finis di urutan ke-10 klasemen. Posisi tersebut sudah tergolong bagus untuk ukuran klub promosi. Como kemudian melanjutkan sensasinya pada musim 2025-2026. Di awal musim, klub milik konglomerat asal Indonesia, Hartono Bersaudara, tersebut sudah terlibat persaingan ketat untuk posisi papan atas klasemen.

"Marilah kita lihat apa yang terjadi di masa depan," kata Iniesta. "Saya bisa membayangkan diri saya sebagai pelatih, dengan gaya bermain saya."

"Fabregas menginspirasi saya, dan dia melakukannya dengan baik."
"Seorang gelandang selalu mengendalikan segalanya, dari serangan hingga pertahanan."
"Ada juga pelatih yang tidak pernah bermain sepak bola dan sangat fantastis."
"Tetapi jelas ada hubungan di mana begitu banyak gelandang menjadi pelatih dengan karier yang hebat," tuturnya menambahkan.

Iniesta pensiun dengan bergelimang trofi. Di level klub, ia berhasil mendapatkan 35 trofi. Torehan paling banyak adalah saat dirinya membela Barcelona pada 2002 sampai 2018. Total ada 32 trofi yang dimenangkan pria berusia 41 tahun itu bersama Barcelona. Sementara dengan Vissel Kobe, Iniesta memenangkan 3 trofi.

Adapun di level tim nasional, Iniesta memenangkan 3 gelar juara. Gelar tersebut adalah 2 titel Euro dan 1 Piala Dunia bersama Timnas Spanyol.

Kiprah Sebagai Pelatih

Cesc Fabregas telah membuktikan bahwa ia memiliki potensi besar sebagai pelatih. Dari awal kariernya di Como 1907, ia terlihat mampu mengubah visi dan strategi tim. Berikut beberapa hal yang membuatnya layak menjadi pelatih:
Fabregas mampu menanamkan filosofi permainannya sendiri ke dalam tim.
Ia mampu bekerja sama dengan pelatih lain seperti Osian Roberts, sehingga menghasilkan kesuksesan.
* Kemampuannya dalam mengelola pemain muda dan tim junior memberikan dasar yang kuat untuk kariernya sebagai pelatih.

Inspirasi Dari Mantan Rekan Setim

Iniesta mengakui bahwa Fabregas menjadi inspirasi baginya. Ia melihat bagaimana mantan rekan setimnya mampu menjalani kariernya sebagai pelatih dengan baik. Hal ini membuat Iniesta semakin yakin untuk mencoba jalur yang sama.

Masa Depan KePelatihan

Iniesta menyatakan bahwa ia ingin mencoba menjadi pelatih. Ia mengatakan bahwa ia bisa membayangkan dirinya sebagai pelatih dengan gaya bermain yang ia miliki. Meskipun tidak semua gelandang menjadi pelatih, ia percaya bahwa ada hubungan antara peran sebagai gelandang dan keberhasilan sebagai pelatih.

Kesimpulan

Iniesta dan Fabregas adalah dua sosok yang memiliki kontribusi besar dalam dunia sepak bola. Kini, keduanya sedang mengambil langkah baru dalam kariernya. Iniesta siap masuk ke dunia kepelatihan, sementara Fabregas terus berkembang sebagai pelatih. Mereka menunjukkan bahwa pengalaman sebagai pemain bisa menjadi dasar yang kuat untuk menjadi pelatih.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan