
Proyek Peningkatan Jalan Kedungwaru-Balong di Blora Diduga Diwarnai KKN
Peningkatan ruas jalan Kedungwaru-Balong di Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini menjadi perhatian publik. Proyek senilai Rp3,7 miliar yang dikerjakan oleh CV Varia Usaha Mandiri menuai kecurigaan terkait proses lelangnya. Banyak pihak mulai mempertanyakan transparansi dan kejujuran dalam penawaran harga serta mekanisme pengadaan barang dan jasa.
Selisih Harga Penawaran yang Mencurigakan
Salah satu indikasi yang membuat kecurigaan semakin besar adalah selisih antara harga penawaran dengan harga perkiraan sendiri (HPS) yang hanya sebesar 0,03 persen. Angka ini dinilai sangat rendah dan tidak wajar dalam proses tender. Ketua Asosiasi Pengusaha Kontraktor Seluruh Indonesia (Apaksindo) Blora, Yahman, menyatakan bahwa hal ini menunjukkan adanya ketidakwajaran.
"Penurunan harga penawaran yang hanya 0,03-an persen dari HPS sebesar Rp3,7 miliar, dalam proses tender pengadaan barang jasa pemerintah Kabupaten Blora adalah sebuah anomali," ujarnya. "Sebab, antara pagu, HPS, dan penawaran, penyedia tidak akan mungkin bisa hampir persis, artinya hanya terpaut 0,03 persen."
Yahman juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap kemungkinan adanya intervensi atau persekongkolan dalam proses lelang. Ia menduga bahwa calon perusahaan pemenang sudah disetting bahkan memiliki bocoran RAB, analisa, rekapitulasi, serta harga bahan dan upah.
Penjelasan dari Pemenang Lelang
Dikonfirmasi mengenai dugaan tersebut, Direktur CV Varia Usaha Mandiri, Andi Susanto, menjelaskan bahwa proses lelang dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Menurutnya, pihaknya mengikuti seluruh tahapan lelang secara normatif, termasuk download berkas-berkas dan penuhannya.
"Kami sesuai di LPSE, download berkas-berkasnya apa saja, kami siapkan. Kami penuhi, kan gitu," katanya. Ia juga menyebutkan bahwa selain proyek jalan Kedungwaru-Balong, pihaknya juga mengajukan penawaran untuk proyek lain namun tidak lolos.
Andi menegaskan bahwa proses tender yang diikuti oleh CV Varia Usaha Mandiri dilakukan secara benar dan transparan. Ia menolak tudingan bahwa ada pengondisian dalam proses lelang. "Kalau saya bisa mengondisikan, mestinya yang (penawaran) lain-lain ada beberapa paket, harusnya juga ikut menang," ujarnya.
Detail Proyek Peningkatan Jalan
Proyek peningkatan jalan Kedungwaru-Balong mencakup berbagai pekerjaan konstruksi. Volume pekerjaan meliputi peningkatan jalan beton dan paving. Untuk jalan paving, volume yang dikerjakan mencapai 3,50 x 1.633,00 meter, sedangkan jalan rigid sepanjang 3,5 x 1.090,00 meter. Selain itu, terdapat talud sepanjang 24 meter.
Pekerjaan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora. Dengan anggaran sebesar Rp3,7 miliar, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di daerah tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar