Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Wisata Alam Masih Jadi Pilihan Utama di Malang

Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Wisata Alam Masih Jadi Pilihan Utama di Malang

Wisatawan Diprediksi Meningkat Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026

Sebanyak 379.000 wisatawan diprediksi akan berkunjung ke Kabupaten Malang selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2026. Prediksi ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama karena minat masyarakat terhadap destinasi wisata alam yang tetap menjadi pilihan utama.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyampaikan bahwa tren kenaikan jumlah wisatawan terus berlangsung sejak 2023. Ia menjelaskan, setiap tahun jumlah wisatawan meningkat antara 5 hingga 8 persen. Untuk tahun ini, diperkirakan sebanyak 378 ribu wisatawan lokal dan 1.800 an wisatawan mancanegara akan mengunjungi Kabupaten Malang.

Destinasi Wisata Alam Tetap Favorit

Menurut Firmando, wisata alam masih menjadi prioritas utama bagi para pengunjung. Kabupaten Malang dikenal dengan keindahan pantai dan pegunungan yang menarik minat banyak orang. Salah satu destinasi yang sering dikunjungi adalah Pantai Tanjung Penyu di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Tahun lalu, jumlah wisatawan yang datang ke tempat ini mencapai sekitar 21 ribu orang, dan untuk tahun ini diperkirakan akan meningkat.

Selain itu, Pantai Modangan dan Pantai Ngliyep juga tetap menjadi favorit wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai. Di sisi lain, wisata pegunungan seperti Lembah Indah di Lereng Gunung Kawi serta Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) juga tidak kalah ramai. Destinasi wisata lain yang diminati adalah Sumber Maron dan Sumber Sira, yang menawarkan pengalaman yang terjangkau namun tetap menarik.

Upaya Peningkatan Keamanan dan Keselamatan Wisatawan

Untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan wisatawan, Polres Malang melakukan patroli rutin di sejumlah destinasi wisata yang populer. Patroli dilakukan di tempat-tempat seperti pantai dan kawasan pegunungan. Tujuannya adalah untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memastikan aktivitas wisata berjalan aman dan nyaman.

AKP Bambang Subinajar, Kasihumas Polres Malang, menjelaskan bahwa petugas juga memberikan imbauan kepada wisatawan untuk menjaga keselamatan diri serta barang bawaan mereka. Hal ini terutama berlaku untuk destinasi wisata yang memiliki potensi risiko tinggi.

Selain patroli di kawasan wisata, Polres Malang juga menyiagakan personel di pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Lilin yang tersebar di sejumlah titik strategis. Masyarakat diimbau untuk segera melapor kepada petugas terdekat atau menghubungi layanan darurat 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian.

Tips untuk Wisatawan

Bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Malang, beberapa hal penting perlu diperhatikan:

  • Pastikan membawa perlengkapan keamanan dan kelengkapan pribadi yang cukup.
  • Jangan meninggalkan barang bawaan tanpa pengawasan.
  • Ikuti aturan dan himbauan dari petugas serta pengelola wisata.
  • Jika membutuhkan bantuan, segera hubungi layanan darurat.

Dengan persiapan yang matang dan kerja sama antara pihak pengelola wisata serta aparat keamanan, libur Natal dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Malang diharapkan dapat berjalan lancar dan menyenangkan bagi semua pengunjung.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan