Libur Nataru, Penumpang Bandara Notohadinegoro Melonjak


nurulamin.pro.CO.ID, JEMBER — Tingkat okupansi penumpang di Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami peningkatan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Bandara yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember ini melayani dua rute penerbangan utama, yaitu ke Jakarta dan Denpasar.

"Ada peningkatan jumlah penumpang di Bandara Notohadinegoro baik untuk tujuan Bali maupun Jakarta," ujar Kepala Dishub Jember Gatot Triyono di Kabupaten Jember, Selasa (30/12/2025).

Bandara Notohadinegoro menyediakan penerbangan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali dengan jadwal setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Sementara itu, rute ke Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta dilayani pada hari Selasa dan Kamis.

"Setiap hari terdapat penerbangan di Bandara Notohadinegoro. Pada hari Senin (29/12/2025), penerbangan Jember-Bali membawa sebanyak 66 orang, sedangkan penumpang dari Bali yang tiba di Bandara Jember sebanyak 40 orang," jelas Gatot.

Menurutnya, jumlah penumpang yang menuju Bali maupun Jakarta meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru 2026 dibandingkan dengan hari-hari biasa. Oleh karena itu, petugas bandara bekerja maksimal dalam melayani masyarakat yang menggunakan transportasi udara.

Berdasarkan data yang dirilis, jumlah penumpang yang terbang ke Bali pada 22 Desember 2025 mencapai 46 orang. Sedangkan yang tiba di Jember sebanyak 26 orang. Pada 24 Desember 2025, jumlah penumpang yang terbang ke Bali sebanyak 28 orang, sementara penumpang yang tiba di Jember sebanyak 11 orang.

Kemudian, jumlah penumpang meningkat pada 26 Desember 2025 hingga mencapai 45 orang yang terbang ke Bali. Adapun penumpang yang tiba di Jember sebanyak 20 orang.

"Alhamdulillah, perjalanan penerbangan kedua pesawat, baik Fly Jaya dengan rute Jakarta-Jember-Jakarta maupun Wings Air dengan rute Denpasar-Jember-Denpasar berjalan lancar selama Nataru," katanya.

Gatot menjelaskan, penerbangan ke Bali dan Jakarta memang sangat dinantikan oleh masyarakat. Sebab, sebelum adanya penerbangan tersebut, akses ke Ibu Kota dan Pulau Dewata hanya bisa ditempuh melalui jalur darat, yang memakan waktu cukup lama.

"Banyak masyarakat tidak hanya dari Kabupaten Jember saja yang senang dengan dibukanya penerbangan rute Jakarta dan Denpasar tersebut," ujarnya.

Gatot memprediksi bahwa puncak kepadatan penumpang di Bandara Notohadinegoro akan meningkat hingga awal tahun baru. Hal ini terjadi karena masa liburan sekolah telah berakhir.

Penerbangan perdana dengan rute Jember-Jakarta di Bandara Notohadinegoro dibuka mulai 23 September 2025. Sementara itu, penerbangan perdana rute Jember-Bali dibuka pada 5 Desember 2025.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan