Libur Nataru, Pertamina Pastikan 38 Sumur Migas Beroperasi


JAKARTA, nurulamin.pro–
PT Pertamina Drilling Services Indonesia menjaga kelancaran operasi pengeboran minyak dan gas bumi selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. Perusahaan memastikan semua aktivitas tetap berjalan dengan baik, tanpa mengganggu pasokan energi nasional.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menjelaskan bahwa perusahaan membentuk Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru untuk mengawasi seluruh kegiatan pengeboran secara ketat. Tujuannya adalah untuk memastikan operasi berjalan aman, terkendali, dan tidak mengganggu kebutuhan masyarakat akan energi.

Selama periode liburan akhir tahun, sebanyak 38 rig milik Pertamina Drilling tetap beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. Rig-rig ini tersebar di Regional 1, Regional 2, Regional 3, dan Regional 4. Kapasitasnya bervariasi, mulai dari 150 horse power hingga 1.500 horse power, sesuai dengan kebutuhan di setiap daerah.

Setiap rig dioperasikan oleh sekitar 90 kru. Totalnya, sekitar 3.400 kru Pertamina Drilling tetap bertugas selama libur Natal dan pergantian tahun. Kehadiran mereka sangat penting dalam menjaga kelancaran operasi.

Avep menekankan bahwa standar keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama, bahkan saat operasional dilakukan pada masa libur. Disiplin keselamatan diterapkan secara konsisten di seluruh lokasi pengeboran.

Beberapa langkah yang diambil antara lain:

  • Penerapan mekanisme serah terima tugas yang jelas. Setiap personel dipastikan memahami peran dan tanggung jawabnya.
  • Penjadwalan operasi disusun agar menghindari aktivitas kritis atau berisiko tinggi.
  • Kesiapan peralatan kerja diperhatikan. Semua peralatan dipastikan dalam kondisi layak operasi sesuai ketentuan.
  • Kesiapan Emergency Response Organization dijaga di seluruh tingkatan organisasi.

Pertamina Drilling juga menyiapkan peralatan tanggap darurat, personel siaga non-emergency, serta pengaturan penugasan untuk memastikan pengawasan kesehatan, keamanan, keselamatan, dan keberlanjutan berjalan optimal.

Selain aspek teknis, perusahaan juga memperhatikan kondisi sosial dan keamanan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Hubungan dengan masyarakat tetap dijaga, seiring penerapan standar fit to work bagi seluruh pekerja dan kontraktor sesuai aturan perusahaan.


Dengan langkah-langkah tersebut, Pertamina Drilling Services Indonesia menunjukkan komitmennya untuk menjaga kelangsungan pasokan energi nasional, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pihak terkait.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan