Libur Tahun Baru 2026, Wisatawan Padati Benteng Marlborough Bengkulu

Libur Tahun Baru 2026, Wisatawan Padati Benteng Marlborough Bengkulu

Wisata Sejarah Benteng Marlborough Di Bengkulu Ramai Dikunjungi Saat Libur Tahun Baru

Benteng Marlborough di Kota Bengkulu menjadi salah satu destinasi wisata yang paling diminati selama libur Tahun Baru. Pada hari Kamis (1/1/2026), kawasan ini dipadati oleh ratusan pengunjung dari berbagai daerah. Mereka datang untuk mengenal lebih jauh sejarah peninggalan Inggris yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu.

Pengunjung Mengapresiasi Nilai Edukasi dan Daya Tarik Sejarah

Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Kaur, Saipul Bahri, mengaku sengaja membawa keluarganya ke Benteng Marlborough agar bisa memperkenalkan sejarah Bengkulu kepada anak-anaknya. Ia menilai bahwa benteng ini memiliki nilai edukasi yang tinggi sebagai sarana pembelajaran sejarah.

“Hari ini saya bersama keluarga mengunjungi salah satu wisata Benteng Marlborough agar mengenal sejarah bahwa Provinsi Bengkulu memiliki salah satu benteng peninggalan Inggris,” ujarnya.

Saipul juga menyebutkan bahwa berbagai benda bersejarah yang tersimpan di dalam kawasan benteng mampu menginspirasi pengunjung untuk lebih mendalami sejarah. Selain itu, ia mengapresiasi pelayanan petugas yang dinilai ramah dan profesional.

“Melihat benda-benda peninggalan bersejarah yang ada di dalam membuat kita terinspirasi untuk lebih belajar sejarah. Pelayanan petugasnya bagus, dan biaya masuk kunjungan itu normal, hanya Rp 15.000 per orang,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa suasana kunjungan pada hari tersebut terbilang cukup ramai. Saipul pun mengajak seluruh pengunjung untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan Benteng Marlborough sebagai salah satu situs bersejarah peninggalan Inggris di Bengkulu.

Daya Tarik Struktur Bangunan dan Sejarah Panjang

Sementara itu, pengunjung asal Kota Lubuk Linggau, Vivi Agesti, menyebut daya tarik utama Benteng Marlborough terletak pada struktur bangunan serta sejarah panjang berdirinya benteng tersebut.

“Daya tarik utamanya struktur bangunannya dan sejarah terbentuknya benteng ini di Bengkulu,” ujarnya.

Vivi menilai jumlah pengunjung pada hari itu meningkat signifikan dibandingkan hari biasa. Ia memperkirakan sekitar 300 hingga 500 orang memadati kawasan wisata Benteng Marlborough.

Dari sisi pelayanan, Vivi mengaku puas karena dinilai mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pengunjung hari ini lumayan sangat ramai, sekitar 300–500 orang. Untuk pelayanan sudah sangat bagus, tampilannya juga lebih baik dari tahun sebelumnya karena saya sudah beberapa kali ke sini,” jelas Vivi.

Ia berharap ke depan pengelolaan Benteng Marlborough terus ditingkatkan agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga. Selain itu, penguatan pengelolaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sejarah di Provinsi Bengkulu.

Fasilitas dan Pelayanan yang Lebih Baik

Selain pengunjung yang mengapresiasi struktur dan sejarah, banyak yang menyebutkan bahwa fasilitas dan pelayanan di Benteng Marlborough semakin baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan upaya pengelola untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi para pengunjung.


Banyak pengunjung yang tampak antusias saat melihat berbagai benda bersejarah yang disimpan di dalam benteng. Beberapa di antaranya bahkan memilih untuk mengambil foto sebagai kenang-kenangan.


Tidak hanya para pengunjung lokal, namun banyak juga wisatawan dari luar daerah yang datang untuk menikmati keindahan dan nilai sejarah yang terdapat di dalam kawasan Benteng Marlborough.


Petugas di lokasi juga tampak aktif dan ramah dalam melayani pengunjung. Mereka memberikan informasi tentang sejarah dan penjelasan mengenai berbagai objek yang ada di dalam benteng.

Kesimpulan

Benteng Marlborough tidak hanya menjadi tempat wisata sejarah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan bagi generasi muda untuk lebih memahami sejarah Indonesia. Dengan peningkatan pengunjung dan fasilitas yang semakin baik, diharapkan Benteng Marlborough dapat terus menjadi ikon wisata sejarah yang layak dikunjungi oleh semua kalangan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan