
Anak-anak di Tuban Menghabiskan Libur Sekolah dengan Belajar Tari Tradisional
Di tengah liburan akhir tahun yang biasanya digunakan untuk berwisata atau belanja, puluhan anak di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, memilih untuk menghabiskan waktunya dengan berlatih tari tradisional. Latihan ini dilakukan di Sanggar Pemuda Bergerak, yang menjadi tempat bagi anak-anak belasan tahun dari berbagai kecamatan untuk mengeksplorasi seni tari.
Berbagai Jenis Tari yang Diajarkan
Sanggar Pemuda Bergerak tidak hanya menyediakan pelatihan rutin, tetapi juga program intensif dan berbagai agenda pentas baik dalam maupun luar kota. Salah satu murid sanggar, Faradila Sakaila Almaira (6), asal Desa Kujung, Kecamatan Widang, mengaku sangat menikmati kegiatan menari. Meski masih duduk di bangku TK, Fara rutin mengikuti latihan dua hingga tiga kali dalam seminggu.
“Suka menari, seminggu dua sampai tiga kali,” ujar Fara. Ia mengaku sudah mampu menari beberapa jenis tarian, salah satunya tari Ople-ople. Fara juga telah bergabung di Sanggar Pemuda Bergerak selama setahun terakhir dan selalu aktif mengikuti latihan.
Program Latihan yang Menarik Minat Anak-anak
Founder Sanggar Pemuda Bergerak Plumpang, Bambang Budiono, menjelaskan bahwa latihan yang digelar saat ini rutin selama masa liburan sekolah. “Hari ini kami melaksanakan latihan rutin anak-anak selama masa liburan. Selain latihan biasa, ada juga program latihan intensif serta beberapa agenda pentas, baik di dalam maupun luar kota,” kata Bambang.
Untuk latihan hari ini, ada sekitar 25 murid yang mengikuti kegiatan menari. Mereka berasal dari berbagai wilayah, mulai Kecamatan Plumpang, Widang, Rengel, hingga sejumlah kecamatan tetangga.
Kesempatan bagi Anak-Anak yang Ingin Belajar Menari
Bambang juga membuka kesempatan bagi anak-anak yang tertarik belajar menari. Sebab, sanggar membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak di Tuban belajar menari. “Kami persilakan wali murid atau orangtua yang ingin mengajak anaknya belajar menari, bisa langsung datang ke tempat latihan kami di Balai Desa Plumpang,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pada hari-hari normal di luar masa liburan, latihan rutin biasanya digelar setiap Sabtu dan Minggu. Namun selama liburan sekolah, intensitas latihan ditingkatkan menjadi tiga hingga empat kali sepekan.
Tarian Tradisional yang Dipelajari
Ada pun tarian yang diajarkan meliputi berbagai tari tradisional, mulai tari khas Tuban, Banyuwangi, hingga tarian tradisional Jawa Timur lainnya. “Disini kita ajarkan tarian tradisional Jawa Timuran,” pungkasnya.
Prestasi yang Dicapai oleh Sanggar
Tak hanya menjadi wadah penyaluran bakat, Sanggar Pemuda Bergerak juga telah mencetak sejumlah penari berprestasi. Beberapa di antaranya bahkan meraih juara dalam berbagai perlombaan, baik di tingkat kabupaten hingga Provinsi Jawa Timur.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar