Lima Wilayah Kota Serang Terendam Banjir Usai Hujan Sejak Sore

Lima Wilayah Kota Serang Terendam Banjir Usai Hujan Sejak Sore

Banjir di Lima Titik Wilayah Kecamatan Kasemen

Laporan terbaru menunjukkan bahwa lima lokasi banjir telah terpantau di Kota Serang akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sejak Jumat (2/1/2025) sore hingga malam hari. Seluruh titik banjir tersebut berada di wilayah Kecamatan Kasemen, sehingga memicu kekhawatiran bagi warga setempat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang langsung menerjunkan personel ke lapangan untuk melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi terdampak banjir. Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, menyampaikan bahwa data sementara menunjukkan adanya lima titik banjir di Kecamatan Kasemen. Namun, situasi ini masih berkembang karena anggota BPBD terus melakukan peninjauan ke lokasi-lokasi tersebut.

Berikut adalah lima lokasi titik banjir yang berhasil didata:

  • Lingkungan Kroya Lama RT/RW 006/002, Kelurahan Kasunyatan.
  • Perumahan Puri Keraton, Kelurahan Kasunyatan.
  • Lingkungan Masjid Agung Banten, Kelurahan Banten.
  • Lingkungan Baru Bugis, Kelurahan Banten.
  • Jalan Pelelangan Ikan Karangantu RT/RW 002/006 (belakang SDN Padek 2 Kota Serang), Kelurahan Banten.

Hingga malam hari, hujan masih mengguyur sejumlah wilayah di Kota Serang, termasuk daerah-daerah yang sudah dilaporkan terkena banjir. Hal ini meningkatkan risiko kembali terjadinya banjir di beberapa titik lainnya.

Warga di sekitar daerah rawan banjir, khususnya yang berada di dekat aliran sungai, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Mereka diminta untuk memperhatikan informasi cuaca dan siaga terhadap kemungkinan banjir lanjutan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekati aliran air yang berbahaya dan menjaga keselamatan diri serta keluarga.

Pihak BPBD juga terus memantau perkembangan situasi secara real-time. Dengan kondisi cuaca yang belum menunjukkan tanda-tanda reda, pihak berwenang akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan darurat dapat segera dipenuhi.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah setempat melalui saluran-saluran yang tersedia. Dengan begitu, mereka bisa lebih cepat merespons situasi jika terjadi perubahan kondisi cuaca atau banjir yang semakin parah.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan