Luis Nani Bongkar Kelemahan Manajemen MU di Era Amorim

Kritik Luis Nani terhadap Kondisi Internal Manchester United

Luis Nani, mantan pemain Manchester United, memberikan komentar mengenai situasi internal klub saat ini. Menurutnya, banyak masalah yang muncul tidak akan pernah terjadi jika Sir Alex Ferguson masih memimpin Old Trafford.

Nani menyoroti beberapa insiden yang melibatkan pemain muda dan manajemen klub. Salah satu contohnya adalah keputusan Ruben Amorim untuk melepas Alejandro Garnacho ke Chelsea dengan nilai transfer mencapai 40 juta GBP (sekitar Rp 900 miliar). Keputusan itu diambil setelah Garnacho dan kakaknya, Roberto, secara terbuka mengkritik pelatih di depan umum.

Selain itu, Amorim juga sebelumnya menegur para pemain muda karena sikap merasa paling berhak. Teguran tersebut muncul setelah foto di media sosial menunjukkan Kobbie Mainoo, saudara tirinya Jordan Mainoo-Hames, Chido Obi, dan Harry Amass diduga menyindir Amorim.

Menanggapi situasi ini, Nani mengatakan bahwa Ferguson kemungkinan akan melakukan hal yang sama dan tidak akan mentoleransi perilaku seperti itu. Ia menilai Ferguson dikenal sangat menentang penggunaan media sosial dan memiliki pendekatan disiplin yang keras tetapi efektif.

Pendekatan Disiplin yang Konsisten

Menurut Nani, di era Ferguson, tidak ada pemain yang kebal dari hukuman, termasuk bintang besar seperti Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, atau Ryan Giggs. “Tidak ada pemain yang lebih besar dari klub,” ujarnya.

Nani menjelaskan bahwa Ferguson tidak segan mencadangkan pemain yang bermasalah hingga mereka menunjukkan perubahan sikap. Ia juga berbagi pengalamannya saat awal bergabung dengan Manchester United. Meski sempat tampil gemilang, Nani pernah absen bermain selama beberapa pekan karena masalah disiplin. Setelah menyadari kesalahannya dan memperbaiki sikap, barulah ia kembali dipercaya tampil.

“Saya tahu ada sesuatu di balik layar yang ingin mereka perbaiki dari diri saya. Setelah saya mengetahui apa itu, saya menghadapinya dan bekerja keras. Para pemain ini membutuhkan hal yang serupa, yaitu disiplin dan aturan,” kata Nani.

Peran Pemain Senior dalam Era Ferguson

Selain peran pelatih, Nani menilai para pemain senior di era Ferguson turut berkontribusi menjaga keharmonisan ruang ganti. Sosok-sosok seperti Rio Ferdinand, Gary Neville, dan Ryan Giggs disebutnya aktif menegur rekan setim yang tidak menunjukkan komitmen maksimal.

Meski mengkritik kondisi saat ini, Nani tetap menyatakan dukungannya kepada Ruben Amorim. Ia menilai pelatih asal Portugal itu memiliki potensi besar dan sedang berada dalam proses membangun tim.

Rekrutan Anyar yang Menjanjikan

Nani juga memuji beberapa rekrutan anyar Ruben Amorim, khususnya Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha, yang dinilai sudah memberi dampak positif sejak didatangkan dari Brentford dan Wolves.

“Pelatih sedang membangun tim yang kuat, tentu membutuhkan waktu. Namun, kita bisa melihat masa depan yang sangat cerah dengan proyek ini dengan dua pemain itu berada di lini depan,” tambah Luis Nani.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan