Lupa matikan kompor saat masak air, rumah nenek di Rejoso Nganjuk ludes terbakar

Lupa matikan kompor saat masak air, rumah nenek di Rejoso Nganjuk ludes terbakar
Ringkasan Berita:
  • Lokasi: Dusun Kedungbulu, Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, Nganjuk.
  • Waktu: Minggu, 11 Januari 2026, pukul 10.26 WIB.
  • Penyebab: Kompor gas lupa dimatikan saat memasak air.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

nurulamin.pro, NGANJUK - Sebuah rumah yang berlokasi di Dusun Kedungbulu, Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, ludes dilalap si jago merah. 

Diduga api muncul akibat nyala kompor gas di ruang dapur. 

Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Anshari mengatakan peristiwa kebakaran terjadi Minggu (11/1/2026) sekira pukul 10.26 WIB. 

Kronologi: Ditinggal Keluar dalam Kondisi Pintu Terkunci

Kala itu sang pemilik rumah, Painem (65) tengah memasak air menggunakan kompor. 

"Tak lama pemilik rumah, melakukan kegiatan lain. Dia keluar rumah. Pintu rumah di kunci," katanya. 

Painem keluar rumah tanpa lebih dulu mematikan kompor gas yang di atasnya terdapat wadah berisi air. 

Kemudian, Api berasal dari kompor membesar. 

Salah satu warga sekitar melihat kepulan asap dari dalam rumah Painem. 

Warga lantas mengecek sumber asap tersebut. 

"Warga tak bisa mengecek dengan seksama. Sebab pintu rumah milik korban terkunci," jelasnya. 

Melihat kepulan asap makin tebal, warga terpaksa membuka paksa pintu rumah. 

Mereka khawatir api merembet ke rumah lain dan kondisi Painem. 

"Ternyata api sudah melambung tinggi. Di rumah itu kosong. Pemilik keluar rumah. Warga langsung melaporkan kejadian ini ke kami," ucapnya. 

Mendapat laporan warga, sejumlah personel dan satu armada pemadam dikerahkan ke lokasi. 

Setibanya di sana, petugas bergegas berupaya menjinakkan kobaran api. 

Api dapat dipadamkan sekira dua jam berselang. 

"Penyebab kebakaran rumah diduga pemilik rumah lupa mematikan kompor gas saat memasak air. Tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Hanya saja pemilik rumah menelan kerugian Rp 80 juta," paparnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan