M Rafli Menangis Usai Arema FC Kalah dari Persita Tangerang di Kanjuruhan

M Rafli Menangis Usai Arema FC Kalah dari Persita Tangerang di Kanjuruhan

Kesalahan M Rafli Mengubah Hasil Laga Arema FC vs Persita Tangerang

Pertandingan antara Arema FC dan Persita Tangerang dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 berakhir dengan kekalahan bagi tim Singo Edan. Hal ini terjadi karena kesalahan yang dilakukan oleh pemain Arema FC, M Rafli, yang memungkinkan Persita Tangerang mencetak gol di menit akhir pertandingan.

Pada menit ke-90, bola yang sedang dalam penguasaan M Rafli berhasil diintersep oleh Dejan Racic dari Persita Tangerang. Intersepsi ini langsung berujung pada serangan balik cepat yang dimanfaatkan dengan baik oleh Andrejic Aleksa untuk membobol gawang Arema FC yang dijaga oleh Lucas Frigeri. Gol ini menjadi penentu kemenangan Persita Tangerang dengan skor akhir 0-1.

Kondisi tersebut semakin menyulitkan Arema FC karena Persita Tangerang hanya bermain dengan 10 pemain setelah Andrean Rindorindo mendapat kartu merah pada menit ke-69. Meskipun Arema FC unggul jumlah pemain dan mengurung lawan, mereka gagal menyamakan skor hingga menit ke-90+8.

M Rafli baru masuk pada menit ke-87 menggantikan Julian Guevara. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan daya gedor Arema FC di lini depan. Namun, justru kesalahan yang dilakukannya menjadi momen kritis yang mengubah hasil pertandingan.

Setelah pertandingan usai, M Rafli tidak mampu menahan air mata. Ia menangis di tengah lapangan sambil diberikan motivasi oleh rekan-rekannya. Tak hanya M Rafli, beberapa pemain Arema FC lainnya juga terlihat sedih atas kekalahan yang diderita tim.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, juga menyampaikan rasa kekecewaannya. Ia mengatakan bahwa hasil pertandingan hari ini membuatnya sedih. "Saya sedih dengan hasil pertandingan hari ini," ujarnya seusai pertandingan.

Penyesalan dari Pemain Muda

Selain itu, pemain muda Arema FC, Razza Fachrezi, juga merasa kecewa dengan hasil pertandingan ini. Ia dimasukkan pada menit ke-85 dengan harapan dapat memperkuat lini serang Arema FC. "Teman-teman sudah berjuang dengan keras. Kami mohon maaf atas hasil ini," ujarnya.

Razza juga menegaskan bahwa tim akan melakukan evaluasi untuk bisa memperbaiki performa dan meraih kemenangan saat melawan Bali United. "Tentu kami akan melakukan evaluasi, agar dapat menang saat main lawan Bali United," tambahnya.

Hasil ini memperparah rekor buruk Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang. Tim Singo Edan kini mengalami enam kekalahan beruntun di kandang sendiri. Saat ini, Arema FC masih berada di posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 18 poin.

Evaluasi dan Harapan Masa Depan

Meski kekalahan ini sangat mengecewakan, pelatih dan pemain Arema FC tetap berkomitmen untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki diri. Mereka berharap dapat bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

Dengan dukungan dari para pendukung setia, Arema FC berusaha mengembalikan kepercayaan diri dan memperbaiki posisi di klasemen. Semoga kekalahan ini menjadi pelajaran berharga untuk perjalanan tim di musim ini.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan