MacBook murah Apple 12,9 inci berbasis chip iPhone rilis 2026, berapa harganya?

PIKIRAN RAKYAT - Raksasa teknologi Apple dilaporkan tengah mengembangkan model MacBook baru yang lebih terjangkau guna memperluas jangkauan pasarnya di segmen entry-level.

Berdasarkan laporan terbaru dari analis industri dan data rantai pasokan, perangkat dengan layar 12,9 inci ini diprediksi akan memulai debutnya pada musim semi 2026 mendatang.

Berbeda dengan jajaran MacBook Air dan Pro yang menggunakan silikon seri-M yang bertenaga, model baru ini akan menjadi sejarah baru bagi Apple dengan mengadopsi chip seri-A yang biasanya ditemukan pada iPhone. 

Sebagaimana dirangkum dari laman Gizmochina pada 3 Januari 2026, laporan tersebut menyebutkan bahwa MacBook versi ini kemungkinan besar akan ditenagai oleh chip A18 Pro, chipset yang digunakan pada iPhone 16 Pro.

Langkah strategis ini diambil Apple untuk menekan harga jual secara signifikan. Analis memprediksi MacBook murah ini akan dibanderol dengan harga antara US$699 hingga US$799 (sekitar Rp 11 juta hingga Rp 13 juta). Harga tersebut jauh di bawah harga awal MacBook Air yang saat ini berada di kisaran US$999, menjadikannya penantang serius bagi dominasi Chromebook di sektor pendidikan dan laptop Windows kelas menengah.

Meski menggunakan chip seluler, performa A18 Pro diklaim tetap mumpuni untuk menangani tugas produktivitas harian, penjelajahan web, hingga fitur berbasis AI melalui Apple Intelligence. Namun, untuk mencapai target harga tersebut, Apple dilaporkan akan melakukan beberapa pemangkasan spesifikasi, termasuk penggunaan layar LCD standar tanpa teknologi ProMotion dan keterbatasan kecepatan transfer data pada port USB-C karena ketiadaan dukungan Thunderbolt.

Desain Sangat Tipis

Dari sisi desain, MacBook 12,9 inci ini dikabarkan akan mengusung bodi yang sangat tipis dan ringan, mirip dengan konsep MacBook 12 inch yang telah dihentikan produksinya. Apple juga berencana menghadirkan varian warna yang lebih beragam dan cerah, seperti perak, biru, merah muda, dan kuning, untuk menarik minat pengguna muda dan pelajar.

Kehadiran Macbook versi ekonomis ini menandai ambisi Apple untuk memperkuat ekosistem macOS di tengah ketatnya persaingan pasar laptop global yang diprediksi akan mengalami kenaikan harga akibat kelangkaan komponen di masa depan.***

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan