Pihak Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) Mengonfirmasi Keterlibatan Mahasiswa Resbob
Pihak Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) telah membenarkan bahwa Adimas Firdaus, yang dikenal sebagai Youtuber Resbob, adalah seorang mahasiswa di universitas tersebut. Ia terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) pada semester III. Meski demikian, pihak kampus menyatakan bahwa ia sedang dalam masa cuti kuliah.
Informasi ini diketahui melalui komunikasi antara Abeng Marco, pemeran Kang Cecep dalam serial Preman Pensiun, dengan akun Instagram @abenk_marco. Dalam percakapan langsung (direct message), pihak UWKS melalui akun resmi @uwksmediacenter mengonfirmasi kebenaran status mahasiswa Adimas Firdaus. "Secara data benar kak (mahasiswa di UWKS), mahasiswa tersebut di sistem kemahasiswaan terdata cuti kuliah," tulis pihak UWKS.
UWKS Memohon Maaf atas Pernyataan Resbob
Pihak universitas juga menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan yang dilakukan oleh Adimas Firdaus. Menurut mereka, pimpinan UWKS akan segera menjatuhkan sanksi terhadap mahasiswa tersebut. "Mohon maaf, kami secara universitas menolak tegas tindakan rasis. Pimpinan UWKS pun sedang melakukan langkah-langkah untuk memberikan sanksi."
UWKS menegaskan bahwa ucapan Resbob tidak berkaitan dengan metodologi pembelajaran atau nilai-nilai yang dianut kampus. "Murni tindakan pribadi karena di kami tidak ada seperti itu. Kampus kami menjunjung tinggi nilai-nilai kewijayakusumaan Raden Wijaya," tambahnya.
Proses Penjatuhan Sanksi oleh UWKS
Sanksi yang akan diberikan kepada Adimas Firdaus masih dalam proses penentuan. Pihak UWKS menunggu rapat dari Dekanat FISIP dan rektorat. Namun, mereka menyatakan terkejut dengan sikap dan ucapan mahasiswa tersebut.
"Kami dari humas sedang menunggu rapat dekanat FISIP dan Rektorat. Kami juga terkejut dengan sikap dan ucapan dia. Sekali lagi, kami atas nama UWKS tidak mendukung segala bentuk rasis, dan kekerasan dalam hal apa pun," tulis pihak UWKS.
Abeng Marco kemudian meminta izin untuk mengunggah percakapan tersebut, yang diperbolehkan oleh pihak UWKS. "Boleh kak silahkan agar memberikan informasi yang jernih," ujarnya.
Resbob Dilaporkan ke Kepolisian
Dalam percakapan tersebut, Abeng Marco juga menunjukkan surat resmi dari kepolisian yang menyatakan bahwa Adimas Firdaus telah dilaporkan oleh warga. "Terkait oknum mahasiswa tersebut sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib, semoga ini menjadi tambahan informasi buat universitas. Tolong pihak kampus bikin video klarifikasi dan tertulis terkait oknum mahasiswanya perihal sanksi dan penjelasannya," tulis Abeng.
Dalam unggahan statusnya, Abeng mengucapkan terima kasih kepada kampus UWKS yang dinilai cepat memberikan pernyataan dan penjelasan terkait salah satu oknum mahasiswanya. "Semoga hal ini menjadi pembelajaran buat saya pribadi dan untuk kita semua khususnya terkait bijak dalam bermedia sosial," ujarnya.
Ia juga berharap proses hukum secepatnya terhadap Resbob. "Semoga oknum mahasiswa tersebut dapat tertangkap oleh pihak kepolisian dalam kurun waktu kurang dari 3x24 jam agar proses hukum bisa segera dilaksanakan," tulis Abeng.
Resbob Menghina Suku Sunda dan Bobotoh Persib
Sebelumnya, Adimas Firdaus alias Resbob disebut menyampaikan ucapan rasis dan menyebarkan kebencian terhadap suku Sunda. Akibatnya, ia menuai banyak hujatan dan kecaman, terutama di media sosial. Respons tersebut khususnya datang dari urang Sunda atas ucapan Resbob saat live streaming. Selain menghina suku Sunda, ia juga menghina suporter Persib Bandung, Viking, dengan narasi yang tidak layak ditulis atau dikatakan.

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar