
Performa Bali United di BRI Super League 2025/2026
Bali United hingga pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026 masih berada di posisi ke-11 klasemen sementara. Meskipun pada laga terakhirnya melawan Borneo FC, mereka berhasil meraih tiga poin penting di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (30/11) lalu, namun Bali United harus bekerja ekstra keras di laga-laga selanjutnya jika ingin tetap relevan bersaing di papan atas.
Bali United telah mencatatkan 13 kali penampilan dengan membukukan 4 kali kemenangan, 5 hasil imbang, dan 4 kekalahan dengan mengoleksi 17 poin. Dengan catatan ini, Bali United saat ini terpaut 17 poin dari pemuncak klasemen sementara, yakni Borneo FC yang mengemas 33 poin. Di tempat kedua, Persija Jakarta menempel ketat dengan raihan 29 poin. Sedangkan di posisi ketiga, Persib Bandung meraih 28 poin. Di tempat keempat ditempati oleh PSIM Yogyakarta dengan raihan 22 poin dan di tempat kelima dihuni Maluku United dengan raihan serupa, 22 poin.
Secara statistik, Bali United masih memiliki peluang untuk merangkak ke papan atas dengan memaksimalkan sisa pertandingan di putaran pertama BRI Super League musim ini. Setidaknya pasukan Johnny Jansen masih memiliki 4 pertandingan sisa di putaran pertama musim ini dan diharapkan mampu meraih poin maksimal sebelum menghadapi putaran kedua nanti pada pertengahan Januari 2026 mendatang.
Jadwal Laga Bali United di Putaran Pertama
Di pekan ke-15 BRI Super League, Bali United bakal menghadapi PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Senin (22/12) mendatang. Di pertandingan tandang kali ini, Bali United diharapkan mampu kembali bangkit untuk bisa memetik kemenangan menghadapi tim Badai Pasifik yang tengah tercecer di papan bawah.
Kemudian Bali United akan menjamu Dewa United pada laga tunda BRI Super League 2025/2026, Senin (29/12) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Momentum laga tandang kali ini tidak boleh disia-siakan lagi pasukan Serdadu Tridatu. Dukungan suporter dan penonton ke stadion diharapkan mampu menjadi lecutan bagi para pemain untuk mengamankan tiga poin penuh di kandang.
Di pekan ke-16 BRI Super League, Bali United kembali akan meladeni tamunya, Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (4/1) mendatang. Duel kandang kali ini tentu diharapkan bisa meraih hasil maksimal bagi Kadek Agung dkk. Kemudian di pekan terakhir putaran pertama BRI Super League atau pekan ke-17, Bali United akan bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Pare-pare pada Jumat (9/1).
Pada empat pertandingan tersebut di atas, harapannya Bali United mampu menyapu bersih laga dengan kemenangan. Jika sukses, tentu 12 poin bakal dikantongi. Raihan itu secara otomatis bakal mendongkrak posisi Bali United di papan atas klasemen sementara. Namun harus diingat, setiap lawan yang akan dihadapi Bali United bukanlah tim sembarangan. Mereka tim berkualitas dan siap memberikan perlawanan maksimal demi bisa meraih poin. Inilah PR yang akan menjadi ujian sulit bagi tim racikan Johnny Jansen.
Perburuan Pemain Baru
Bali United ditengarai bersiap untuk memburu pemain baru di bursa transfer paruh musim 2026 BRI Super League. Sinyal kuat tersebut dilontarkan oleh pelatih Johnny Jansen merespons naik turunnya performa Bali United di putaran pertama Super League.
Hal itu diungkapkan Johnny Jansen ketika Bali United ditahan imbang tim papan bawah, Persis Solo, di pekan ke-13 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (23/11). “Ya, tetapi itulah saatnya jika kami ingin mendatangkan orang baru, kami harus membawa lebih banyak kualitas, karena kemudian kami bisa membuat perbedaan nyata," ujar Johnny, Senin (24/11).
Pelatih asal Belanda itu menganggap penambahan amunisi krusial untuk melangkah ke level berikutnya. "Kami juga berpikir untuk mendatangkan beberapa pemain baru setelah di bulan Januari, jadi kami ingin membawa lebih banyak kualitas ke dalam tim kami, jadi membuatnya lebih baik dan mengambil langkah berikutnya," ucap dia singkat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar