
KPPG Pekanbaru Minta Masyarakat Melaporkan Dapur SPPG yang Tidak Sesuai Standar
Kepala Kantor Perwakilan Pengelola Gizi (KPPG) untuk wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat, Dr. Syartiwidya, S.T.P., M.Si, meminta masyarakat untuk aktif mengawasi operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan bahwa setiap masyarakat yang menemukan kejanggalan di dapur SPPG, baik dalam hal fasilitas maupun menu yang disajikan, dapat melaporkannya agar segera diperbaiki.
Laporan tersebut bisa dilakukan melalui tautan berikut:
https://s.id/PengaduanUMUM_KPPGPekanbaru
Pernyataan ini disampaikan oleh Widya usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada beberapa dapur SPPG yang ada di kota Pekanbaru, Senin (1/12/2025). Sidak ini dilakukan setelah pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat terkait porsi menu yang minimalis serta fasilitas yang tidak sesuai standar.
“Sidak SPPG dilakukan karena adanya pengaduan masyarakat terkait menu minimalis dan infrastruktur SPPG yang tidak sesuai juknis. Kami langsung cek ke lokasi dan lakukan kontrol langsung,” ujar Widya.
Langkah Tegas untuk Memastikan Kualitas Layanan
Widya menegaskan bahwa laporan masyarakat tentang dapur SPPG yang tidak sesuai akan ditindaklanjuti. Ia memastikan bahwa semua keluhan akan diproses dengan serius agar tidak terjadi penyalahgunaan atau pelanggaran terhadap aturan yang telah ditetapkan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran ahli gizi dalam menetapkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian. Ahli gizi wajib memberikan contoh gramasi yang tepat sesuai standar AKG kepada seluruh relawan sebelum proses pengemasan, baik untuk porsi besar maupun porsi kecil, agar tidak terjadi ketidaksesuaian takaran.
Standar Porsi Menu MBG yang Harus Dipatuhi
Menurut Widya, setiap dapur SPPG dilarang memberikan takaran yang minim dalam penyajian MBG. Ia menekankan bahwa porsi yang diberikan harus sesuai standar dan memenuhi kebutuhan penerima manfaat.
Berikut adalah standar porsi menu MBG berdasarkan kategori penerima manfaat:
- Porsi Kecil
Diperuntukkan bagi anak sekolah TK dan SD.
Kandungan gizi: - Energi: 656,4 Kkal
- Protein: 28 gram
- Lemak: 31,3 gram
-
Serat: 4,8 gram
-
Porsi Besar
Diperuntukkan bagi siswa setingkat SMP dan SMA.
Kandungan gizi: - Energi: 872 Kkal
- Protein: 34,81 gram
- Lemak: 36,56 gram
- Karbohidrat: 88,87 gram
- Serat: 80 gram
Widya berharap, ke depan tidak ada lagi keluhan soal menu minimalis, khususnya di jajaran SPPG Provinsi Riau, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).
Pentingnya Partisipasi Masyarakat
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melaporkan jika menemukan kejanggalan di dapur SPPG. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan program MBG berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat optimal bagi penerima manfaat.
Dengan adanya sistem pengaduan yang tersedia, masyarakat kini memiliki sarana efektif untuk menyampaikan keluhan mereka secara langsung kepada pihak KPPG. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program MBG.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar