
nurulamin.proSaat datang ke restoran Jepang di Indonesia, salmon dan tuna termasuk jenis ikan yang paling umum disajikan mentah sebagai sushi maupun sashimi.
Bahkan, salmon dan tuna kian mudah ditemui di sejumlah supermarket Indonesia. Biasanya, ikan ini dikemas dalam bentuk potongan maupun irisan.
Bagi kamu yang ingin membeli tuna dan salmon segar di supermarket, coba simak tips mengolah dan menyimpannya, seperti disarankan sushi chef sekaligus Presiden Direktur Sushiro Indonesia, Koki Hayashi, berikut ini.
1. Pilih yang segar, jangan beku
Hayashi mengatakan, ikan salmon maupun tuna yang dijual kemasan dengan merek tertentu, semestinya memiliki kualitas yang baik.
Namun, untuk membantu memilih tuna atau salmon di supermarket, ia menyarankan memilih ikan segar, bukan ikan beku.
"Biasanya kan ada brand-nya, ada fresh dan frozen, pastinya pilih yang fresh, yang lebih enak, tapi memang tetap harus dimakan dulu baru tahu (kualitasnya)," jelas dia ketika ditemui nurulamin.pro usai acara peresmian gerai Sushiro Grand Indonesia pada Senin (1/12/2025).
2. Pilih daging tuna big eye
Ada dua jenis tuna populer, yakni yellowfin tuna atau tuna sirip kuning dan bigeye tuna atau tuna mata besar.
Menurut Hayashi, bigeye tuna memiliki cita rasa lebih enak dibandingkan dengan yellowfin.
Umumnya, daging tuna bigeye lebih berlemak dan bewarna merah atau pucat kecoklatan, bukan cerah seperti yellowfin.
"Kalau di Jepang sendiri, bigeye ini rasanya lebih kuat, jadi orang orang lebih suka. Rasanya memang beda, tapi kalau tau cara mengolah yellowfin, cita rasanya tidak akan kalah dari bigeye tuna," lanjut dia.
3. Simpan di kulkas
Mengingat kondisi ikan masih mentah saat dibeli, salmon maupun tuna segar dari supermarket, dapat disimpan di kulkas.
Hayashi mengatakan, selama menyimpannya di kulkas dalam wadah kedap udara, salmon maupun tuna dapat tahan hingga satu minggu.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar