Mayat Laki-Laki di Pasar Pujasena Dikenal sebagai Baron Perantu Asal Ambon

Mayat Laki-Laki di Pasar Pujasena Dikenal sebagai Baron Perantu Asal Ambon

Penemuan Jenazah Laki-Laki di Pasar Pujasena

Di tengah kekacauan dan rasa khawatir, sesosok jenazah laki-laki ditemukan terbujur kaku di salah satu kios Pasar Pujasena, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada Kamis (25/12/2025). Korban diketahui bernama Baron, seorang perantau asal Ambon. Kejadian ini mengejutkan warga setempat dan memicu penelusuran lebih lanjut mengenai penyebab kematian korban.

Awal Penemuan

Jenazah pertama kali ditemukan oleh Beni, seorang pengunjung warung kopi di Pasar Pujasena yang juga merupakan rekan korban. Ia mengaku terkejut saat menemukan Baron dalam kondisi meninggal dunia. Menurut Beni, ia sedang berada di warung kopi setelah shalat Zuhur. Tiba-tiba, ia teringat akan Baron, sehingga langsung mencari keberadaannya.

"Setelah shalat Zuhur saya ngopi di sini. Tiba-tiba saya teringat sama Baron, jadi saya cari. Ketemulah di dalam kios itu, kaget saya karena sudah meninggal," ujar Beni.

Menurut informasi yang didapat, Baron tidak terlihat sejak Rabu (24/12/2025) malam. Dalam sepekan terakhir, korban juga diketahui sedang sakit flu dan batuk, dengan kondisi fisik yang tampak pucat. Karena tidak melihat korban selama satu hari, Beni bersama rekan-rekannya mulai merasa curiga dan khawatir. Mereka kemudian mencari Baron di beberapa kios di kawasan Pasar Pujasena.

Proses Pencarian

Awalnya, Beni menuju kios belakang tapi di bagian tengah atau kios sate. Namun, korban tidak ada di kios tersebut. Setelah itu, ia berpindah ke kios sebelahnya dan melihat pintu agak terbuka sedikit.

"Jadi saya buka, pas saya masuk. Astagfirulllah, dia sudah meninggal dalam kondisi seperti itu lah, terbaring di atas meja," ungkapnya.

Baron diketahui sebagai perantau asal Ambon yang hidup sebatang kara di Belitung. Sehari-hari, ia bekerja bantu-bantu orang di Pasar Ikan Tanjungpandan. Kemudian, menjelang sore hingga malam, korban beristirahat di kios-kios Pasar Pujasena.

"Tiap hari di sini, kalau sore sampai malam. Istirahat juga di sini, jadi pemilik kios sama pengunjung pasti kenal sama dia," katanya.

Peran Komunitas dan Kesadaran Warga

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya peran komunitas dan kesadaran warga dalam membantu proses pencarian dan penemuan seseorang yang hilang. Beni dan rekan-rekannya tidak hanya mencari korban secara individu, tetapi juga melibatkan lingkungan sekitar untuk mencari tahu keberadaan Baron.

Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa kesehatan dan keamanan masyarakat harus selalu diperhatikan. Dengan adanya penemuan jenazah di tempat umum, pihak berwenang diharapkan dapat melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Langkah Selanjutnya

Dari hasil penemuan ini, pihak berwenang akan segera melakukan prosedur hukum dan medis terkait. Termasuk meminta keterangan dari saksi-saksi seperti Beni dan rekan-rekannya. Selain itu, akan dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah untuk mengetahui penyebab kematian dan apakah ada indikasi tindakan kriminal.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan