
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kotabaru Selama Libur Sekolah
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kotabaru tetap berjalan selama masa libur sekolah. Namun, ada penyesuaian dalam distribusi makanan tersebut. Meskipun sekolah libur, program MBG tetap dilaksanakan dengan perubahan jadwal dan metode pengambilan.
Penyesuaian Distribusi Selama Libur Sekolah
Koordinator MBG Kotabaru, Erwin Mulana, menjelaskan bahwa meski sekolah libur selama dua pekan mulai minggu depan, program MBG tetap berlangsung. Namun, distribusinya akan sedikit berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya pendistribusian dilakukan setiap Senin hingga Jumat, selama libur hanya dilakukan 1-2 kali dalam seminggu.
“Pendistribusian disesuaikan dengan kesepakatan dan koordinasi dengan pihak sekolah penerima manfaat,” tambah Erwin. Saat ini, pembicaraan masih berlangsung dan belum final. Jika sekolah setuju untuk tetap menerima MBG, SPPG akan mengirim sesuai jumlah dan jadwal yang disepakati. Siswa kemudian diminta mengambil MBG ke sekolah.
Penerima Manfaat Lain Tetap Dapat MBG
Selain siswa, penerima manfaat lain seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (3B) juga tetap mendapatkan MBG. Namun, penyalurannya tidak berupa makanan siap saji melainkan bahan mentah. Hal ini dilakukan agar penerima manfaat dapat memasak sendiri.
Erwin menegaskan bahwa dapur MBG tetap bekerja sesuai kontrak selama libur sekolah. Kepala SPPG Semayap, M Rakhman Hafiji, menyatakan bahwa sejauh ini distribusi MBG di Kotabaru ditiadakan selama libur sekolah. “Sesuai koordinasi dengan pihak sekolah penerima manfaat, untuk masa libur sekolah, kami tidak melakukan distribusi MBG,” ujarnya.
Penghentian MBG di Beberapa Sekolah
Beberapa sekolah di Kotabaru telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan menerima MBG selama libur. Contohnya, SDN 2 Semayap tidak akan menerima MBG selama masa libur dari 22 Desember hingga 4 Januari. Hal serupa juga dinyatakan oleh SMAN 7 Banjarmasin, yang menyatakan bahwa jika sekolah libur, MBG akan dihentikan sementara.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Edi Haryanta M.Pd. menjelaskan bahwa pembagian MBG kepada siswa sulit dilakukan ketika sekolah libur. Ia menambahkan bahwa selama hari aktif sekolah, seluruh siswanya yang berjumlah 854 orang menerima MBG secara merata.
Perbedaan Pendapat di Beberapa Sekolah
Tidak semua sekolah sepakat dengan penghentian MBG selama libur. SDN Pekapuran Raya 2 Banjarmasin belum mengetahui apakah SPPG akan mengirim MBG atau tidak. Kepala Sekolah Sumiyati S.Pd. menyatakan bahwa diskusi internal masih berlangsung.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Martapura Kabupaten Banjar, Yatim Dwi Margono, menyatakan bahwa selama siswa liburan, MBG dihentikan. Hal tersebut telah dikoordinasikan dengan SPPG. “Komunikasi kami dengan pihak penyedia sangat lancar. Setiap ada pembatalan distribusi selalu dikonfirmasi, begitu juga jika ada temuan atau kendala di lapangan,” ujarnya.
Tanggapan Wali Siswa dan Dinas Pendidikan
Wali siswa, Syahrudin Bahari, mengaku tidak keberatan MBG ditiadakan saat libur sekolah. “Kalau libur ya ikut libur saja. Masa harus diantar ke rumah masing-masing, itu justru merepotkan,” katanya.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Banjar, Ajidin, menyampaikan bahwa selama libur Natal serta libur semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026, pembagian MBG di sekolah memang tidak dilaksanakan. Hal serupa juga berlaku pada libur sekolah pertengahan tahun.
Informasi Tentang SPPG di Kotabaru
Di Kotabaru, terdapat tiga SPPG yang beroperasi. SPPG Semayap di Kecamatan Pulaulaut Utara menyasar 23 sekolah dengan total 2.875 porsi, termasuk 41 penerima 3B. SPPG Tegal Rejo di Kecamatan Kelumpang Hilir menyuplai 1.448 porsi ke 10 sekolah. Adapun SPPG Serongga di Kecamatan Kelumpang Hilir menyasar delapan sekolah untuk 1.642 penerima.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar