MBG Viral di Semarang, Susu China untuk Ibu Menyusui

MBG Viral di Semarang, Susu China untuk Ibu Menyusui

Cerita Ibu Menyusui di Semarang Menerima Produk Susu dari China dalam Program MBG

Sebuah cerita viral mengenai seorang ibu menyusui di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang mendapatkan produk minuman rasa susu dari China beredar di media sosial. Cerita ini dibagikan oleh akun @tx* pada Senin (29/12/2025). Unggahan tersebut menampilkan foto kemasan minuman rasa susu berwarna biru muda dan putih. Yang lebih mengejutkan, pengunggah menemukan bahwa produk tersebut berasal dari perusahaan asal China.

“Sedih dok susunya ini, dari China pula Allahuakbar,” tulis akun @tx* dalam unggahannya.

Menurut laporan dari Kompas.com, pemilik akun menceritakan bahwa produk minuman rasa susu tersebut ia dapatkan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kategori B3, yaitu kategori untuk anak balita dan ibu menyusui. Pemilik akun yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa produk tersebut diberikan oleh kelurahan untuk kategori B3.

“Produk tersebut saya dapatkan dari kelurahan untuk kategori B3 (anak balita dan saya ibu menyusui),” ujar pemilik akun.

Ia menjelaskan bahwa produk tersebut diterimanya pada Jumat (26/12/2025) di daerah tempat tinggalnya, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Namun, ia juga menyatakan bahwa program MBG di daerahnya baru saja mulai berjalan pada Rabu (24/12/2025).

“Produk tersebut saya dapatkan pada hari Jumat, 26 Desember 2025 lalu, sedangkan program di tempat saya baru saja dimulai pada tanggal 24 (Desember) lalu,” jelas pemilik akun.

Tanggapan dari Badan Gizi Nasional

Terkait dugaan penggunaan susu impor dalam menu MBG, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengaku belum menerima laporan terkait hal tersebut. Ia mengimbau masyarakat atau warganet yang menemukan menu MBG tidak sesuai standar untuk melapor melalui layanan call center BGN 127.

“Kalau menemukan hal demikian seperti halnya susu impor, laporkan ke BGN via call center 127,” ujar Nanik.

Ia menegaskan bahwa program MBG tidak diperbolehkan menggunakan produk impor. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa MBG berfokus pada kolaborasi lintas sektor, penggunaan pangan lokal, serta pelibatan UMKM guna meningkatkan gizi masyarakat sekaligus mendukung perekonomian rakyat.

“Tidak boleh sedikit pun MBG menggunakan produk impor. BGN tidak pernah memperbolehkan susu impor, dan itu tertuang dalam Perpres 115/2025 yang terbit Desember,” tegas Nanik.

Tindakan Tegas Jika Terbukti Ada Penggunaan Susu Impor

Jika di kemudian hari terbukti ada penggunaan susu impor dalam program MBG, Nanik memastikan BGN akan menindak tegas penyedia layanan SPPG.

“BGN tidak pernah mengizinkan susu atau produk impor dipakai. Jika terbukti digunakan, kami akan menindak keras hingga melakukan suspend,” jelasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan