Menanti sekda baru NTB yang paham visi gubernur Lalu Muhamad Iqbal

Menanti sekda baru NTB yang paham visi gubernur Lalu Muhamad Iqbal

Ringkasan Berita:

  • Menurut Prof Dr H.Kadri ada tiga syarat potensial calon Sekda yang harus dimiliki.

  • Selain mampu mengatur birokrasi, seorang Sekda juga harus bebas dari persoalan hukum.

 

Laporan Wartawan nurulamin.pro, Robby Firmansyah

nurulamin.pro, MATARAM - Persaingan untuk memperebutkan kursi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin sengit, setelah 10 kandidat menyelesaikan berbagai tahapan seleksi tuntas dilakukan. 

Kini bola panas perebutan kursi calon 'dirigen' birokrasi ini ada pada Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk mengakumulasikan nilai dari berbagai tahapan tes tersebut. 

Urutan tiga besar nilai tertinggi ini akan diserahkan kepada Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, untuk dipertimbangkan sebelum diserahkan ke pusat untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Sekda ini. 

Di tengah sengitnya persaingan Sekda dan beragam latar belakang calon 'Gubernur Birokrasi' ini, ada beberapa kriteria yang ideal yang seharusnya dimiliki. Mengingat Sekda ini bukan hanya mengurus birokrasi, tetapi ikut mengatur urusan anggaran daerah. 

Pengamat kebijakan publik, Prof Dr H.Kadri mengatakan, ada tiga syarat potensial calon Sekda. Jika tidak bisa sepenuhnya, setidaknya kata dia harus mendekati syarat ideal ini. 

"Karena posisi strategis itulah sebagai gubernur birokrasi maka sedapat mungkin mendekati titik yang paling ideal," kata Kadri kepada Tribun Lombok, Sabtu (3/1/2026). 

Sosok ideal yang pertama kata Kadri, memahami visi-misi Gubernur. Sebagai orkestrator birokrasi, Sekda harus memahami bagaimana teknis dalam melaksanakan program gubernur, sehingga semuanya bisa tercapai dalam lima tahun. 

Kedua kata Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram ini mengatakan, sosok yang paling ideal memiliki komunikasi yang baik secara internal maupun eksternal. 

"Secara internal ini maksudnya dengan birokrasi dan gubernur, sementara eksternal dengan lembaga vertikal salah satunya DPRD," kata Kadri. 

Sebab jika Sekda ini tidak memiliki pola komunikasi yang baik, maka akan kesulitan dalam mengkoordinasikan OPD dalam menjalankan visi-misi Gubernur. 

Begitupun koordinasi dengan lembaga vertikal, sebab Sekda masuk dalam tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), maka harus berkoordinasi dengan dewan dan lembaga-lembaga lainnya. 

Tidak kalah penting dari dua kriteria ideal diatas, adalah terbebas dari persoalan birokrasi. Baik itu di dalam birokrasi maupun dengan masalah hukum. 

"Dia harus memiliki performa sikologis yang ideal, ini berbicara ketenangan dalam bekerja. Ia tidak tersandera dengan persoalan masa lalu," kata Kadri. 

Sebab jika sosok Sekda yang terpilih memiliki persoalan masa lalu, berpeluang dipersoalkan. Terutama jika 'dosa' masa lalu itu berkaitan dengan masalah hukum akan lebih rentan. 

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan sosok Sekda bukan harus berasal dari internal tetapi harus mampu menata birokrasi. 

"Tidak penting (asalnya) yang penting paling nyaman buat Gubernur dan bisa menata birokrasi," kata Iqbal, Selasa (30/12/2025). 

Selain kriteria tersebut, mantan Dubes Indonesia untuk Turki itu mengatakan, sosok Sekda harus yang terbaik di antara jajaran birokrasi.

Sebab tugasnya bukan hanya memimpin birokrasi, melainkan sebagai ketua tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). 

"Sekda itu harus yang terbaik mendampingi Gubernur," kata Iqbal. 

Peran TAPD sangat strategis dalam mengatur keuangan, guna merealisasikan sejumlah program strategis dari kepala daerah yang sudah disusun dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Daftar Nama Calon Sekda NTB

  • Abul  Chair, AK merupakan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur.
  • Dr. Ahmad Saufi, S.Si., M.Sc merupakan Asisten Deputi Pemberdayaan dan Peningkatan Prestasi Bangsa Kemenko PMK.
  • Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., MH merupakan Staf Ahli Bidang Sosial Dan Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Provinsi NTB.
  • Dr. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd merupakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB.
  • Drs. H. Fathurahman, M.Si merupakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi NTB.
  • Jamaluddin, S.Sos., MT merupakan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB.
  • Dr. Najamuddin, S.Sos., MM merupakan Kepala Biro Perekonomian pada Sekretariat Daerah Provinsi NTB.
  • Taufik, S.T., MT merupakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bima.
  • Wirawan, S.Si., MT merupakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB.
  • Yusron Hadi, S.T., MUM merupakan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB.

(*)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan