Mendorong Sinergi Kopdes Merah Putih dan Koperasi Baret Merah


JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan bahwa pengembangan Koperasi Baret Merah yang telah berjalan di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menjadi peluang besar untuk diperkuat. Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dalam memperkuat sinergi antara koperasi militer dan koperasi desa.

Ferry menjelaskan bahwa kolaborasi ini bisa menjadi model baru pemberdayaan ekonomi yang saling menguatkan, mulai dari markas hingga ke tingkat desa. Dalam pertemuan dengan Ustaz Adi Hidayat (Quantum Akhyar Institute) dan Komandan Jenderal Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Ferry menilai bahwa kolaborasi antara disiplin Kopassus, gotong royong masyarakat desa, serta pembinaan karakter dari Quantum Akhyar Institute akan menjadi kekuatan penting dalam mempercepat kemajuan Kopdes Merah Putih.

Tujuan utamanya adalah memotong rantai pasok agar nilai tambah kembali ke masyarakat melalui layanan koperasi yang lebih dekat dan bermanfaat bagi desa dan koperasi, ujar Ferry dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Ke depan, Ferry menekankan pentingnya Kopdes masuk ke sektor-sektor produksi dan industri yang nanti hasilnya bisa dijual melalui gerai-gerai Kopdes di seluruh Indonesia. Mulai dari produksi sabun, sampo, kecap, sambal, dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Terlebih lagi, gerai-gerai sembako Kopdes Merah Putih akan dikelola secara ritel modern, lanjut Ferry.

Bahkan, Ferry menyebut bahwa Kopdes Merah Putih juga akan mengelola SPBU Nelayan untuk memenuhi kebutuhan solar para nelayan di wilayah desa-desa pesisir. Ia melihat peluang kerja sama antara Kopdes Merah Putih dengan Koperasi Baret Merah, khususnya untuk bisa masuk ke produksi pascapanen.

Selain itu, Kopdes Merah Putih juga bisa melakukan pembangunan perumahan bagi para prajurit, yang terkait pembiayaannya akan didukung pembiayaan dari LPDB Koperasi, kata Ferry.

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa melalui keberadaan Kopdes Merah Putih akan terbangun ekonomi berbasis kerakyatan. Hal ini akan membentuk satu ekosistem hingga masyarakat paling bawah di desa-desa.

Maka, saya sangat mendukung rencana pembangunan koperasi di wilayah batalyon-batalyon baru dari Kopassus, karena memang ekosistemnya sudah ada, ucap Adi.

Dalam kesempatan yang sama, Panglima Kopassus Letnan Jenderal (Letjen) Djon Afriadi mengungkapkan bahwa Kopassus akan mendirikan batalyon-batalyon baru di beberapa wilayah di Indonesia, yang bisa memiliki potensi ekonomi kerakyatan untuk dikembangkan melalui koperasi. Djon pun mengapresiasi inisiasi dan dukungan Ustadz Adi dan Menkop kepada Kopassus untuk membangun dan mengembangkan perkoperasian di wilayahnya.

Saya menyambut baik rencana kita mengembangkan koperasi, khususnya Kopdes Merah Putih, dengan membantu distribusi pascapanen, penyediaan alat cold storage, dan sebagainya, kata Djon.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan