Kekalahan Mengejutkan Real Madrid dari Celta Vigo
Real Madrid kembali mengalami kekalahan yang mengejutkan dalam laga lanjutan La Liga. Pada pertandingan yang digelar di Santiago Bernabéu, Minggu 7 Desember 2025, Los Blancos kalah dengan skor 0-2 dari Celta Vigo. Hasil ini memperlihatkan tekanan yang semakin berat terhadap tim asuhan Xabi Alonso.
Kekalahan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti efektivitas Celta Vigo dalam memanfaatkan peluang, solidnya pertahanan tim tamu, serta masalah disiplin yang membuat Real Madrid harus bermain dengan sembilan pemain. Hal ini juga memperlebar jarak antara Real Madrid dan Barcelona, yang kini tertinggal empat poin setelah hanya meraih satu kemenangan dari lima laga terakhir.
Jalannya Pertandingan di Bernabéu
Gol pembuka Celta Vigo dicetak oleh Williot Swedberg pada menit ke-53. Gol tersebut lahir melalui sentuhan tumit dari umpan silang Bryan Zaragoza yang memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Real Madrid.
Situasi semakin sulit bagi tuan rumah setelah Fran García mendapat dua kartu kuning dalam waktu berdekatan pada menit ke-64 akibat pelanggaran terlambat. Real Madrid pun harus bermain dengan sepuluh pemain. Masalah bertambah ketika Álvaro Carreras juga diganjar kartu merah pada akhir pertandingan. Kondisi ini membuat Real Madrid menyelesaikan laga dengan sembilan pemain di lapangan.
Swedberg kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+3. Ia berhasil melewati Thibaut Courtois sebelum menceploskan bola ke gawang yang memastikan kemenangan Celta Vigo.
Performa Real Madrid yang Tidak Maksimal
Meskipun Real Madrid menguasai penguasaan bola, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi peluang berbahaya yang efektif. Upaya dari Federico Valverde, Vinícius Júnior, hingga Kylian Mbappé berhasil digagalkan barisan pertahanan Celta Vigo atau tidak menemui sasaran.
Masalah taktik dan disiplin menjadi faktor besar kekalahan ini. Real Madrid kesulitan membongkar blok rendah Celta Vigo yang tampil sangat kompak. Serangan yang dibangun kerap mentok di area pertahanan lawan. Penempatan Raúl Asencio di posisi bek kanan tanpa dukungan sayap yang memadai ikut menyulitkan keseimbangan permainan Los Blancos.
Kylian Mbappé kembali gagal mencetak gol dan masih berada dalam periode paceklik. Lini tengah Real Madrid juga dinilai kalah dalam duel perebutan bola. Masalah disiplin menjadi faktor besar kekalahan ini. Dua kartu merah membuat ritme permainan tim langsung runtuh setelah kebobolan gol pertama. Fran García dan Álvaro Carreras menjadi dua pemain yang harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena pelanggaran yang berujung kartu merah.
Williot Swedberg sebagai Bintang Lapangan
Williot Swedberg tampil sebagai bintang lapangan dalam laga tersebut. Pemain asal Swedia itu masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua dan langsung memberi dampak besar. Ia mencetak dua gol dari tiga tembakan tepat sasaran yang dilepaskannya. Performa tersebut membuatnya meraih predikat Man of the Match.
Kemenangan ini mengangkat posisi Celta Vigo ke peringkat 10 klasemen sementara dengan koleksi 19 poin. Sebaliknya, Real Madrid semakin berada dalam tekanan setelah hasil negatif ini. Faktor cedera pemain, lemahnya kepemimpinan di lapangan, serta buruknya pengambilan keputusan menjadi sorotan.
Kekalahan ini juga memunculkan kritik terhadap pergantian pemain yang dilakukan Xabi Alonso yang dinilai tidak memberi dampak signifikan. Dengan situasi ini, Real Madrid harus segera berbenah jika ingin kembali menekan Barcelona dalam persaingan papan atas La Liga.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar