
Pengalaman Seorang Ibu yang Kembali ke Yogyakarta Setelah Berkunjung ke Pontianak
Di tengah keramaian penumpang di Bandara Internasional Supadio Pontianak, seorang perempuan paruh baya tampak duduk tenang sambil menggenggam air mineral di tangannya. Pada hari Sabtu 3 Januari 2026, ia sedang bersiap kembali ke Yogyakarta setelah delapan hari berada di Pontianak. Namanya adalah Yuyun (56), dan kunjungannya kali ini bukan untuk liburan semata, melainkan untuk menjenguk cucu dan anaknya yang tinggal di kota tersebut.
Yuyun menceritakan bahwa ia tiba di Pontianak pada hari Sabtu pekan lalu. Momentum liburan dimanfaatkannya untuk melepas rindu karena di hari biasa ia mengaku sulit pergi karena harus bekerja. “Saya ke sini nengok cucu sama anak,” katanya saat ditemui oleh salah satu media lokal.
Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ini bukanlah yang pertama kalinya ia datang ke Pontianak. “Alhamdulillah sudah pernah ke Pontianak. Dan saya amati alhamdulillah sudah ada progres kemajuan untuk pembangunannya. Jadi bagus,” ucapnya sambil tersenyum.
Meskipun harus berpisah lagi dengan cucunya, Yuyun tetap berharap suatu saat bisa kembali ke Pontianak lagi. “Insya Allah nanti akan kembali kesini lagi,” ujarnya singkat.
Pada saat yang sama, area keberangkatan Bandara Supadio tampak mulai ramai dengan penumpang yang pulang ke kota masing-masing setelah libur Natal dan Tahun Baru. Banyak dari mereka terlihat membawa barang bawaan yang cukup banyak, menandakan bahwa liburan akhir tahun telah berlalu.
Perjalanan yang Penuh Makna
Perjalanan Yuyun ke Pontianak tidak hanya sekadar berkunjung ke keluarga, tetapi juga menjadi momen penting dalam kehidupannya. Dalam wawancaranya, ia menyampaikan betapa pentingnya waktu bersama keluarga, terutama ketika kesibukan pekerjaan sering menghalangi. “Iya, terutama memanfaatkan liburan. Karena kalau tidak libur, tidak bisa nengok anak atau cucu. Di sana kan kerja,” katanya.
Kunjungan ini juga memberi kesempatan bagi Yuyun untuk melihat perkembangan kota Pontianak. Ia mengamati bahwa kota tersebut telah mengalami kemajuan yang signifikan dalam hal pembangunan. “Alhamdulillah sudah ada progres kemajuan untuk pembangunannya. Jadi bagus,” tambahnya.
Keinginan untuk Kembali
Meskipun ia harus kembali ke Yogyakarta, Yuyun tetap memiliki harapan untuk kembali ke Pontianak. “Insya Allah nanti akan kembali kesini lagi,” ujarnya dengan penuh harapan. Baginya, Pontianak bukan hanya tempat yang indah, tetapi juga tempat yang penuh kenangan dan kehangatan keluarga.
Dengan adanya liburan akhir tahun, banyak orang seperti Yuyun memilih untuk kembali ke kampung halaman atau berkunjung ke kota-kota lain untuk bertemu keluarga. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya waktu bersama keluarga dalam kehidupan sehari-hari.
Kehidupan di Bandara
Bandara Internasional Supadio Pontianak menjadi saksi bisu dari berbagai cerita dan pengalaman para penumpang. Dari para pekerja yang pulang ke kampung halaman hingga keluarga yang berkunjung untuk bertemu sanak saudara, semua memiliki alasan sendiri untuk melakukan perjalanan.
Selain itu, bandara juga menjadi tempat yang ramai dengan aktivitas jual beli, baik oleh penjual lokal maupun para pedagang yang datang dari berbagai daerah. Hal ini menambah kehidupan di bandara menjadi lebih dinamis dan penuh warna.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar