
Kehadiran Mohamed Salah dalam Tim Liverpool
Arne Slot, pelatih Liverpool, mengakui profesionalisme Mohamed Salah yang luar biasa. Ia menekankan bahwa Liverpool perlu belajar bermain tanpa pemain asal Mesir tersebut. Salah mencatatkan 57 keterlibatan gol di semua kompetisi untuk Liverpool musim lalu, tetapi tidak berhasil mencapai prestasi yang sama pada musim ini.
Setelah kekalahan tiga pertandingan berturut-turut, Slot memutuskan untuk mencadangkan Salah dalam pertandingan Liga Inggris melawan West Ham. Ini adalah pertama kalinya di bawah arahan Slot, Salah tidak menjadi starter dalam pertandingan Liga Inggris untuk Liverpool. Faktanya, ini juga pertama kalinya Salah tidak masuk dalam starting XI The Reds sejak April 2024, saat melawan West Ham, mengakhiri rentetan 53 kali menjadi starter di liga.
Meskipun Liverpool menang dengan skor 2-0, Slot menekankan bahwa Salah masih sangat penting dalam rencananya. Namun, ia memperingatkan bahwa dengan Piala Afrika yang akan berlangsung akhir Desember, Liverpool harus terbiasa beroperasi tanpa Salah. "Itu reaksi wajar bagi seorang pemain yang cukup bagus untuk bermain bagi kami, dan saya katakan itu dengan nada rendah karena dia sudah sangat luar biasa bagi klub ini dan akan terus begitu di masa depan," ujar Slot.
"Salah bukan satu-satunya yang tidak senang karena dia tidak menjadi pemain inti dan itu hal yang wajar". Ia juga menilai bahwa Salah sangat disiplin dan tahu apa yang harus dilakukan agar tetap bugar. "Tidak peduli apakah dia bermain bagus atau tidak, apakah dia bermain atau tidak, dia akan tetap menjadi profesional papan atas dan itulah dia dalam dua hari terakhir".
Slot juga menyampaikan bahwa Salah akan bergabung dengan skuad Mesir pada tanggal 15 Desember, dua hari setelah Liverpool bermain melawan Brighton. "Kita harus menemukan cara untuk bermain tanpa dia karena dia tidak akan berada di sini," katanya.
Pertandingan Melawan Sunderland
Pertandingan melawan Sunderland akan menjadi pertandingan pertama bagi Regis Le Bris, pelatih Sunderland, melawan Liverpool. Manajer Prancis ini belum pernah menang dalam 16 pertemuan terakhirnya di Liga Inggris melawan The Reds (S8 K8) sejak Arsene Wenger memimpin Arsenal meraih kemenangan 4-1 pada April 2015.
Liverpool telah memenangkan 12 pertandingan Liga Inggris terakhir mereka melawan klub-klub yang baru promosi, sementara di Anfield mereka telah memenangkan 26 dari 28 pertandingan terakhir mereka (S1 K1), termasuk 12 pertandingan terakhir berturut-turut. Tim promosi terakhir yang mengalahkan mereka di sana adalah Fulham pada Maret 2021.
Sementara itu, Sunderland telah kalah dalam 13 dari 16 laga tandang mereka di Liga Inggris melawan juara bertahan (M2 S1), dengan dua kemenangan mereka diraih di markas Chelsea pada musim 2010/2011 (3-0) dan Manchester United pada musim 2013/2014 (1-0).
The Black Cats juga tidak pernah menang dalam 18 pertandingan tandang terakhirnya melawan Liverpool (S9 K9), dengan kemenangan terakhir mereka di Anfield terjadi pada bulan Oktober 1983 (1-0).
Liverpool memang tak terkalahkan dalam 10 laga terakhir mereka di Liga Inggris melawan Sunderland (M6 S4), sejak kalah 1-0 pada Maret 2012. Pertemuan terakhir mereka berakhir imbang 2-2 pada Januari 2017.
Namun, Liverpool kalah dua kali dari tiga laga kandang terakhir mereka di Liga Inggris, sama banyaknya dengan 53 laga kandang sebelumnya (M41, S10). Namun, The Reds belum pernah kalah berturut-turut di kandang sejak enam kekalahan beruntun antara Januari sampai Maret 2021, dengan semua pertandingan tersebut dimainkan tanpa penonton.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar