
Rekayasa Lalu Lintas Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Manado
Pihak Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Manado telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas untuk menghadapi lonjakan kendaraan dan potensi kemacetan selama perayaan Natal 2025 dan malam Tahun Baru 2026. Rekayasa ini akan difokuskan pada beberapa titik rawan macet di kota tersebut, terutama di kawasan pusat perbelanjaan.
Persiapan yang Dilakukan oleh Sat Lantas
Kasat Lantas Polresta Manado, AKP Jusman Mori, menjelaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dengan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, PD Pasar, Satpol PP, serta instansi lainnya. Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas, ujar Jusman saat dikonfirmasi.
Menurutnya, kemacetan diprediksi meningkat di sejumlah kawasan pusat perbelanjaan seperti Pasar 45, Pasar Bersehati, serta koridor Boulevard dan Megamas Manado. Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dan menerapkan rekayasa arus di sekitar Pasar Bersehati dan Pasar 45. Selanjutnya, rekayasa akan diberlakukan di kawasan Megamas dengan sistem satu jalur (one way) dan kesiapan kantong parkir di dalam area.
Penindakan Terhadap Parkir Liar
Salah satu penyebab utama kemacetan di kawasan Boulevard adalah parkir liar. Oleh karena itu, Sat Lantas Polresta Manado gencar melakukan penindakan langsung di lapangan. Di Boulevard kami sedang gencar menertibkan parkir liar. Kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya langsung kami tindak, tegas Jusman.
Selain rekayasa arus lalu lintas dan penertiban, polisi juga menggiatkan edukasi kepada publik. Di sekitar Samrat, pihaknya memberikan imbauan menggunakan mobil public address. Ada dua unit yang beroperasi setiap pagi dan sore. Imbauan tersebut menekankan pentingnya kepatuhan saat berkendara, terutama pada malam libur atau akhir pekan.
Pengamanan Khusus di Jembatan Soekarno
Jusman menambahkan bahwa pihaknya akan menerapkan pengamanan khusus di Jembatan Soekarno. Ada petunjuk dari Bapak Dir Lantas, saat menjelang pergantian tahun, tidak ada kendaraan yang boleh berada di sekitar Jembatan Soekarno. Setelah acara pelepasan tahun baru, barulah kendaraan boleh melintas kembali, pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar