
Peninjauan Pelabuhan Tenau Kupang untuk Persiapan Nataru 2025
Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono melakukan peninjauan khusus ke Pelabuhan Tenau Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjelang pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh sektor terkait dalam menghadapi arus penumpang yang diperkirakan meningkat pada periode liburan tersebut.
Bambang tiba di Pelabuhan Tenau Kupang pada hari Kamis (11/12/2025). Ia diterima oleh Kepala KSOP Kupang Simon Baon, Kepala PT Pelni Cabang Kupang Selamat Yanuardi, serta sejumlah pihak lainnya. Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog dengan pimpinan dari berbagai instansi yang menangani urusan pelayaran di Kupang. Anggota Komisi VII DPR RI itu menyoroti pentingnya persiapan menyeluruh dalam menghadapi Nataru.
"Kita sebentar lagi ada Nataru, berarti kita mulai kerja keras, fungsi dari masing-masing sektor. Ada Basarnas, BMKG, Kepolisian, dan sebagainya," ujarnya.
Bambang menegaskan bahwa semua pihak perlu bekerja sama untuk memastikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Ia juga meminta agar PT Pelni dan operator angkutan pelayaran lainnya menyiapkan armada dengan kondisi yang memadai agar operasional dapat berjalan lancar.
"Saya minta masyarakat terlayani dengan baik," katanya.
Selain itu, Bambang menyoroti pentingnya pengaturan diskon tiket jauh-jauh hari sebelum Nataru. Menurutnya, jika diskon hanya diberikan saat hari H, akan berisiko menyebabkan penumpukan penumpang pada puncak arus mudik. Hal ini bisa membuat armada angkutan kewalahan.
"Untuk bisa mengakomodir itu, bisa diatur jauh hari agar masyarakat mau berangkat lebih awal, sehingga tidak terjadi penumpukan. Sehingga terjadi pemerataan," ujarnya.
Setelah berdialog, Bambang langsung melihat pelayanan yang diberikan oleh petugas pelabuhan kepada para penumpang kapal PT Pelni yang akan berangkat dari Kupang menuju Ende. Ia mengapresiasi fasilitas yang tersedia, seperti ruang tunggu yang ber-AC.
"Pelabuhan ini sudah cukup bagus, ruang tunggu juga sudah ber-AC," ucapnya.
Ia kemudian berdialog dengan beberapa penumpang. Bambang meminta masukkan dari calon penumpang agar ada perbaikan pelayanan.
Yuliana T Soko, seorang penumpang KM Wilis tujuan Ende, mengatakan bahwa ia ingin kembali ke kampung halamannya untuk mudik. Selama ini ia bekerja di Kota Kupang pada salah satu perusahaan.
Ia mengapresiasi pelayanan oleh petugas di Pelabuhan Tenau Kupang maupun kapal-kapal PT Pelni yang membantu masyarakat dalam libur kali ini.
"Sudah bagus pelayanannya. Terima kasih," ucapnya.
Melkianus Atolo (36), penumpang lainnya tujuan Labuan Bajo, juga mengapresiasi perhatian Pemerintah dan pihak terkait dari petugas di Pelabuhan. Melkianus menyebut selama ini ia kerap menggunakan armada PT Pelni.
"Tidak ada. Ini (pelayanan) sudah bagus. Terus jaga," katanya.
Persiapan Angkutan Nataru
Kepala KSOP Kupang Simon Baon mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) Nataru dengan stakeholder terkait. Setelah itu, dilakukan persiapan angkutan Nataru.
"Nanti tanggal 18 Desember 2025 dilaksanakan pembukaan posko Nataru. Kami sudah melaksanakan pra rakor Nataru, dengan stakeholder terkait," kata Simon.
Dia mengeklaim ada 25 armada yang telah dilakukan uji petik untuk persiapan angkutan Nataru. Dari kapal PT Pelni hingga kapal swasta.
Rencana angkutan, kata dia, dari 15-25 ribu penumpang selama Nataru dari Pelabuhan Tenau Kupang. Ia menyebut PT Pelni menyiapkan 7 kapal dengan tipe 2.500 penumpang dua unit, tipe 1.000 penumpang empat unit, dan tipe 500 penumpang satu unit.
"DLU ada dua kapasitas 1000-2000. Kapal Ferry bervariatif, kurang lebih 10 kapal penyebrangan untuk melayani transportasi Nataru di NTT," katanya.
Lalu, ada juga beberapa kapal cepat lainnya dan empat kapal perintis milik PT Pelni dan swasta. Semua armada itu akan melayani seluruh pelabuhan di NTT selama Nataru.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar